Bupati Sleman Geram Ada Kasus Pencabulan Timpa 20 Anak, Minta Pelaku Ditindak Tegas

Antara
Ketua Remaja Masjid yang jadi terduga pelaku pencabulan saat dihadirkan di hadapan media di Polres Sleman . Pelaku mengaku melakukan pencabulan gegara sering nonton video porno. (Foto : iNews.id/erfan erlin)

SLEMAN, iNews.id - Bupati Sleman Kustini geram mendengar kasus pencabulan yang menimpa puluhan anak di Kecamatan Gamping. Dia mendesak penegak hukum bertindak tegas.

"Kasus ini memprihatinkan kita karena ada masalah moral. Kejadian ini harus ditindak tegas dan diperhatikan seluruh komponen masyarakat," ujar Kustini di Sleman, Selasa (7/2/2023).

Untuk diketahui, jajaran Polres Sleman tengah menangani kasus dugaan pencabulan anak oleh seorang pria yang menjadi ketua ketua remaja masjid. Tak tanggung-tanggung korbannya sebanyak 20 anak laki-laki. Pencabulan ini sudal dilakukan sejak tahun 2013.

Pelaku mengaku aksi bejatnya ini terjadi lantaran terdorong hasrat akibat keseringan menonton film porno.

Kustini mengatakan akan berkomunikasi dengan kepolisian agar siapa pun pelaku pencabulan anak di bawah umur dihukum setimpal.

"Saya akan berkomunikasi dengan Kapolresta Sleman agar pelaku dihukum seberat-beratnya. Saya tidak ada toleransi bagi orang yang melakukan tindak pencabulan anak. Apalagi itu bisa merenggut masa depan anak karena ada banyak dampaknya," ujar Kustini.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemuda Cabuli Remaja Disabilitas di JPO Cirebon Tak Berkutik saat Ditangkap

57 tahun lalu

Syahwat Bejat Pelatih Menembak di Surabaya, Lecehkan Atlet di Bawah Umur Berulang Kali

57 tahun lalu

Oknum Guru SD di Muna Barat Dijebloskan ke Tahanan, Diduga Cabuli Sejumlah Siswi

57 tahun lalu

Viral Polisi Diadang Warga saat Tangkap Lansia Terduga Pencabulan Anak di Sampang

57 tahun lalu

Tampang Pimpinan Padepokan Padang Ati Pekalongan yang Diduga Cabuli Puluhan Santriwati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal