Gegara Rusak Patung, Perempuan Ini Dijerat Pasal Penistaan Agama

Arif Budiwinarto
Patung Ganesha simbol agama Hindu. (foto: ist)

JUFFAIR, iNews.id - Nekat rusak patung yang identik dengan agama Hindu, seorang perempuan (54) di Bahrain ditangkap atas tuduhan penistaan agama. Aksi nekat peremuan itu pun sempat viral di media sosial.

Dalam tayangan video memperlihatkan, perempuan itu sengaja merusak toko dan menghancurkan patung-patung yang identik dengan agama Hindu di daerah Juffair di Manama ibu kota Bahrain. Setelah ditangkap, jaksa penuntut umum mengeluarkan pernyataan bahwa perempuan itu mengaku telah merusak patung-patung itu.

Dia didakwa dengan berbagai tuduhan kriminal mulai dari pengrusakan hingga menghina simbol agama. Perempuan itu akan menghadapi pengadilan untuk mempertanggungjawabkan tindakannya itu. Namun, belum diketahui tanggal pasti peradilan tersebut dimulai.

Insiden itu memicu kecaman luas di media sosial. Penasihat Raja dan Mantan Luar Negeri Bahrain, Sheikh Khalid al-Khalifa, mengatakan tindakan wanita itu tidak dapat diterima.

"Penghancuran simbol agama bukanlah sifat dasar masyarakat Bahrain. Ini adalah kejahatan, kebencian dan tidak dapat diterima," tulis Sheikh Khalid al-Khalifa dalam tweet-nya yang dikutip dari Al-Arabiya, Selasa (18/8/2020).

"Di sini, semua agama, sekte, dan orang hidup berdampingan," katanya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
4 bulan lalu

Kronologi Dugaan Penistaan Agama Injak Alquran di Lebak, Berawal dari Tuduhan Pencurian

4 bulan lalu

Viral Dugaan Penistaan Agama di Lebak, 2 Perempuan Ditangkap Polisi

4 bulan lalu

Viral Pemilik Salon di Lebak Paksa Warga Sumpah dengan Injak Al Quran

1 tahun lalu

Viral Marselino Ferdinan Gagal Cetak Gol ke Bahrain Mirip Ronaldo kala Lawan Barca

1 tahun lalu

Warga Ambon Pawai di Jalan, Euforia Kemenangan Timnas Indonesia Kalahkan Bahrain

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal