Keraton Yogyakarta Berduka, Adik Tiri Sultan HB X, GBPH Cakraningrat Wafat

Kuntadi
Jenazah putra Sultan HB IX, GBPH Cakraningrat disemayamkan di Ndalem Prabukusuman, Alun-Alun Selatan, Yogyakarta. Almarhum akan dikebumikan di Makam Raja-raja Kotagede, Senin (22/7/2019). (Foto: iNews.id/Kuntadi)

YOGYAKARTA,iNews.id – Keluarga besar Keraton Yogyakarta tengah diselimuti duka. Putra Sultan Hamengku Buwono (HB) IX GBPH Cakraningrat wafat di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Menteng Jakarta Pusat, Minggu (21/7/2019). Rencananya siang ini jenazah dikebumikan di makam Raja-raja Kotagede.

Almarhum merupakan putra kedua dari istri keempat Raja Keraton Yogya Sri Sultan Hamengku Buwono IX, Kanjeng Raden Ayu (KRA) Ciptamurti yang memiliki enam putra dan putri.

“Kami turut berduka sedalam-dalamnya. Semoga diberikan tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan bisa sabar dan iklas,” kata GKR Mangkubumi, putri sulung Sri Sultan Hamengku Buwono X di Yogyakarta, Senin (22/7/2029).

Menurut dia, pamannya sejak beberapa tahun belakangan memang sering sakit dan kerap menjalani perawatan. Usianya juga sudah cukup relatif tua. Namun, almarhum memiliki peran yang sangat dibutuhkan dalam birokrasi di internal keraton. “Terakhir beliau ikut dalam tim pemugaran,” ujarnya.

Jenazah diberangkatkan melalui jalan darat, dari rumah duka di Jalan Prambanan, Menteng, Jakarta Pusat, menuju Yogyakarta pukul 05.00 WIB tadi. Begitu tiba, jenazah disemayamkan di Ndalem Prabukusuman, Alun-Alun Selatan, Yogyakarta. Pukul 14.00 WIB tadi, jenazah almarhum diberangkatkan ke Masjid Agung Kauman untuk disalatkan.

“Nanti akan dimakamkan di Pemakaman Kotagede,” kata putra GBPH Prabukusumo, Raden Mas Harcanie Prabu Putra.

Harcanie menjelaskan, almarhum merupakan adik tiri dari ayahnya, GBPH Prabukusumo dan juga Raja Keraton Yogya saat ini, Sri Sultan Hamengku Buwono X. Prabukusumo merupakan putra dari istri ketiga Sultan HB IX, KRA Hastungkara. Sedangkan Sultan HB X merupakan putra istri kedua HB IX, Bendara Raden Ayu (BRA) Windyaningrum.

GBPH Cakraningrat semasa hidupnya berbeda pendapat dengan Sri Sultan HB X terkait suksesi di Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Cakraningrat juga menolak wacana mengenai GKR Mangkubumi yang dipersiapkan menjadi putri mahkota.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
12 hari lalu

Kabar Duka, Kombes Steidy Raranta Meninggal Baru 4 Hari Dilantik Jadi Kabid Humas Polda Sulut

14 hari lalu

Sjamsul Kahar Tutup Usia, Tokoh Pers Aceh Sekaligus Ayah Wamenkomdigi Nezar Patria

23 hari lalu

Kecelakaan Maut di Kulonprogo, Pemotor Lansia Tewas Tabrak Truk Berhenti di Jalan

2 bulan lalu

Kisah Pilu Relawan Gempa NTT, Ahmad Zaki Meninggal saat Bantu Korban Bencana

3 bulan lalu

Kabar Duka dari NTT, Dokter Icha Meninggal Dunia di Usia 27 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal