Korban Meninggal di Dalam Sumur Tinggalkan Wasiat, Ini Isinya

Kuntadi
Ainun Najib
Surat wasiat pembagian harta warisan. Surat ini ditemukan bersama dengan sesosok mayat di dasar sumur di Kokap, Kulonprogo . (Foto : Ist)

KULONPROGO, iNews.id-Sesosok mayat ditemukan dasar sumur di Kokap, Kulonprogo. Mayat itu merupakan jasad Tuminem (56) warga setempat. Petugas juga menemukan secarik surat. 

Dalam kertas yang ditemukan itu terdapat tulisan tangan yang diduga merupakan tulisan korban. Surat berisikan wasiat pembagian harta warisan untuk ketiga anak korban.  Surat tersebut ditujukan kepada seseorang yang disebut Lek No.

Ini bunyi surat tersebut : 

'Lek No aku lungo kerjo meneh
aku njaluk tulung karo sampean
Suk nek aku ora bali lemah lan omah nduwur
di dom adil cah 3 yow
kae omah dudu duwekke sopo2
biyen Agus sek mbakali tapi yow biaya aku sek usaha,
Agus nambahi biaya 10 gram  kalung)
Sing ndadekke winggi itungane fitri neng itungane nyarutang utang karo aku.'

Dalam surat tersebut, Tuminem juga merinci utang ketiga anaknya masing-masing bernama Eko, Agus dan Fitri.

Di akhir surat tertulis agar seseorang yang disebut Lek No tersebut membagi adil rumah tersebut agar tidak menimbulkan saling iri bagi ketiga anaknya.

'Aku njaluk tulung yo Lek No, sok didom podo ndak dadi kemiren. Maturnuwun aku Yu Mi'

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rebutan Warisan, Kakak Bacok Adik Kandung Pakai Parang di Kampar Riau

57 tahun lalu

Kasus Mayat di Sungai Lagunda Sergai Terungkap, 2 Pelaku Pembunuhan Ditangkap

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor di Kulonprogo, 4 Rumah Rusak dan Sejumlah Jalan Tertutup

57 tahun lalu

Hujan Deras, Tebing Longsor di Kulonprogo Terjang Rumah Warga

57 tahun lalu

Kisah Pilu Siswi SD di Kulonprogo, Sekolah Sambil Momong Adik karena Ibunda Derita Kanker

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news