Pemuda di Yogyakarta Deklarasikan Dukungan Jokowi-Cak Imin

Kuntadi
Pasangan Jokowi-Cak Imin dinilai pantas memimpin Indonesia pada Pemilu 2019. (Foto: Dok.SINDOnews.com)

YOGYAKARTA, iNews.id - Puluhan pemuda yang tergabung dalam Guyub Rukun Nusantara (GRN) Kota Yogyakarta mendeklarasikan dukungannya kepada Joko Widodo-Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pemilu 2019 mendatang.   


Koordinator GRN, Andi Kartolo mengatakan, pasangan Jokowi dan Cak Imin pantas diusung sebagai capres dan cawapres untuk kemakmuran bangsa sesuai harapan masyarakat Indonesia.


Dukungan ini, kata dia, akan diteruskan ke pusat dan disebarluaskan ke beberapa kota di Indonesia. Bahkan sejumlah relawan di berbagai kota di luar Jawa maupun di luar Jawa juga siap mendeklarasikan pasangan tersebut.


Andi Kartolo mengatakan, keputusan untuk mengusung pasangan ini tidak lepas dari berbagai survei dan pengamatan. Jokowi akan menjadi representasi nasionalis, dan Cak Imin dari kaum Nahdiyin dan religius.


Dia menjelaskan, sejarah telah membuktikan perjuangan Indonesia tidak bisa lepas dari peran kelompok nasionalis dan religius. Bahkan pascamerdeka, kekuatan ini pun terus memperjuangkan penguatan nilai-nilai dasar kebangsaan.


“Jokowi adalah incumbent yang merepresentasikan kekuatan politik nasionalis, Cak Imin dari Nahdiyin yang juga ketua PKB. Keduanya akan bertemu dalam kepemimpinan nasional yang mewakili keberagaman rakyat dan budaya,” kata Andi Kartolo di sela-sela deklarasi dukungan pasangan Jokowi-Cak Imin di Parsley Café, Yogyakarta, Selasa (14/11/2017).


Pengurus GRN yang lain, Dipo Dwi mengatakan selama ini Jokowi sangat peduli terhadap isu kerakyatan dan perbaikan infrastruktur ekonomi hingga investasi untuk membuka lapangan kerja. Cak Imin juga dinilai aktif dalam memperjuangkan nasib petani, nelayan sekaligus penyambung aspirasi sosial ekonomi.


“Pasangan ini diharapkan mampu membenahi ekonomi kerakyatan ke depan dibanding isu politik,” tuturnya.


Menurutnya, masyarakat Nadhiyin merupakan mayoritas dalam organisasi Islam di Indonesia. Namun mereka mampu melakukan koordinasi yang baik dengan minoritas. NU selalu moderat dan mengedepankan harmoni,  yang diharapkan mampu menjadi arus utama budaya dan politik.


“Pemimpin harus seperti matahari menerangi semua alam tanpa pandang bulu dan menjadi sumber kebaikan bagi semua,” ucapnya.


Menurut dia, Cak Imin, dipandang sebagai tokoh muda dan tokoh nasionalis yang bisa diterima semua kalangan. Pengalaman sebagai menteri tenaga kerja akan mejadi modal untuk mendampingi Jokowi, di samping kemampuan memimpin PKB. Sudah saatnya Indonesia memiliki pemimpin muda yang progresif dalam membangun bangsa.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Guru Besar Unpad Teliti Ujaran Kebencian di Medsos, Hasilnya Bikin Geleng Kepala

57 tahun lalu

Prabowo Ungkap Alasan Gabung Jokowi: Ingin Berbakti untuk Indonesia, Kok Melawan?

57 tahun lalu

Sukses Gelar Muscab, PKB Kulonprogo Targetkan Menang di 2024

57 tahun lalu

Teriakan Airlangga Presiden Bergema saat HUT AMPG Karanganyar

57 tahun lalu

PWNU Jatim Resmikan MBO, Tempat Pendiri NU Menyusun Strategi Perang Melawan Belanda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal