Sejumlah Musisi Antarkan Andi Seventeen ke Peristirahatan Terakhir

Kuntadi
Pemakaman drumer band Seventeen, Windu Andi Darmawan (36) alias Andi Seventeen, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Glagahsari, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Selasa (25/12/2018) siang tadi. (Foto: iNewas.id/Kuntadi)

YOGYAKARTA, iNews.id - Jenazah Windu Andi Darmawan (36), drumer grup band Seventeen, telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Glagahsari, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (25/12/2018) siang tadi.

Sejumlah musisi di Yogyakarta ikut mengantarkan Andi ke tempat peristirahatannya yang terakhir. Di antaranya, dari Komunitas Drummer Guyub Yogyakarta (DGYK), Endank Soekamti, Shaggydog, Sheila on 7, Letto dan lain sebagainya.

Sebelumnya, sekitar pukul 10.00 WIB, jenazah Andi tiba di rumah orang tuanya di Perum Polaman Permai, Argorejo, Sedayu, Bantul. Istri Almarhum, Dewi Sartika, turut serta dalam mobil ambulans yang membawanya.

Setelah tiba, jenazah Andi dibawa ke Masjid Al Ikhlas dekat dengan rumahnya untuk disalatkan. Sekitar pukul 13.00 WIB, jenazah dibawa di TPU Glagahsari dengan menggunakan ambulans untuk dimakamkan. Sejumlah rekan, keluarga dan teman-teman musisi ikut mengantarkannya sampai di pemakaman.

Ayah Andi, Kusmardono (61) mengatakan, sejak berkarir di musik, pada 2003 silam, Andi tinggal di Jakarta, tepatnya di kawasan Jatiwaringin. Di sana, dia kemudian menikah dengan Dewi Sartika dan dikaruniai tiga orang anak. "Ketemu terakhir lebaran kemarin," ucap Kusumardono. 

Kabar duka yang menimpa Andi diketahui pertama kali diberitahu oleh istrinya, Dewi. “Sekitar pukul 21.47 WIB dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp. Saat itu, Dwi ikut dalam konser, namun berada di hotel. Dia kabarkan kena tsunami dan sudah tidak bisa dihubungi lagi," ujarnya. 

Kemudian pukul 23.00 WIB malamnya, Dewi memberikan kabar lagi kalau dirinya sudah dievakuasi ke Puskesmas Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Banten. Namun belum ada kabar kejelasan nasib Andi. Hingga akhirnya pada Senin (24/12) siang ia mendapatkan kabarnya. Jenazah Andi telah ditemukan, dan kemudian dibawa ke rumah duka, Selasa (25/12/2018) pagi tadi.

Editor : Himas Puspito Putra
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BMKG Ungkap Penyebab Gempa Tanggamus M4,9 Dipicu Aktivitas Sesar Aktif

57 tahun lalu

Gempa Besar Magnitudo 6,5 Guncang Melonguane Sulut Sore Ini

57 tahun lalu

Gempa M5,1 Guncang Bitung Sulut, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,6 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe, Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe, Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal