Soal ASN Jadi Tersangka Korupsi RSUD Wonosari, Begini Kata Bupati Gunungkidul

erfan erlin
Bupati Gunungkidul Sunaryanta saat memberikan keterangan kepada wartawan Kamis (30/06/2022). ( Foto : MPI/erfan erlin)

GUNUNGKIDUL, iNews.id- Bupati Gunungkidul, Sunaryanta memilih menunggu keputusan hukum tetap terkait salah satu oknum ASN yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi di RSUD Wonosari. Sunaryanta mengaku belum memutuskan apapun terkait ASN itu. 

Beberapa waktu lalu, Direskrimsus Polda DIY mengungkap kasus dugaan korupsi di RSUD Wonosari, Gunungkidul pada 2015 lalu. 

Dua orang dijadikan tersangka masing-masing II yang merupakan mantan Direktur Utama RSUD Wonosari dan AS, salah satu pejabat di RSUD Wonosari kala peristiwa tersebut terjadi.

Dengan penetapan tersebut, II sudah langsung dikirim ke Lembaga Pemasyarakat Perempuan (LPP) kelas II  Yogyakarta. Sementara AS disebut masih aktif bekerja bahkan menduduki jabatan penting di sebuah dinas di lingkungan Pemkab Gunungkidul.

Sunaryanta menandaskan belum ingin terlalu jauh membuat keputusan berkaitan dengan status AS yang kini menjadi tersangka dugaan korupsi tersebut. Sebab sampai saat ini belum ada keputusan pasti apakah yang bersangkutan bersalah atau tidak.

"Saya belum memutuskan apapun (terhadap AS), karena belum pasti," katanya pada wartawan usai melantik 17 pejabat baru di lingkungan Pemkab Gunungkidul, Kamis (30/06/2022).

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Berduka, Bupati Bangkalan Minta Kasus Kematian ASN di Bandara Segera Diungkap

57 tahun lalu

7 Fakta Misteri Kematian ASN Bangkalan di Bandara Juanda, Nomor 5 Bikin Merinding

57 tahun lalu

ASN Bangkalan Diduga Tewas 2-3 Hari Sebelum Ditemukan di Bandara Juanda

57 tahun lalu

Hasil Autopsi ASN Bangkalan Tewas di Parkiran Bandara, Ditemukan Luka Benda Tumpul

57 tahun lalu

Misteri Kematian ASN Bangkalan, CCTV Rekam Sosok Pria Kemudikan Mobil Dinas Korban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal