Warga Temon Blokade Jalan yang Rusak Parah akibat Proyek Bandara NYIA

Kuntadi
Warga Palihan, Temon, Kulonprogo memblokade jalan alternatif yang rusak parah diduga akibat dilalui kendaraan berat proyek Bandara NYIA. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

KULONPROGO, iNews.id - Warga Desa Palihan Kecamatan Temon, Kulonprogo, DIY, menutup akses jalan di wilayahnya untuk kendaraan umum.

Aksi blokade jalan itu dilakukan karena kerusakan jalan semakin akibat dilalui kendaraan berat dari proyek pembangunan bandara baru Yogyakarta atau New Yogyakarta International Airport (NYIA).

Di bawah guyuran hujan deras, warga menutup jalan sepanjang 4 km dengan sejumlah drum bekas aspal atau minyak dan juga barrier yang ada di sekitar lokasi. "Jalan ini rusak parah dan warga kesal dehinga ditutup," kata Darto Gautama, tokoh masyarakat Desa Mlangsen, Selasa (4/12/2018).

Dia menjelaskan, jalan yang menghubungkan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) ini sebenarnya merupakan jalan kabupaten yang merupakan jalur alternatif. Namun ketika pembangunan Jembatan Glaeng di Desa Jangkaran Kecamatan Temon dimulai, jalan tersebut jadi jalur padat. Bahkan, kendaraan proyek pembangunan Bandara NYIA juga melintas.

Menurut Darto, kerusakan tersebut mulai terjadi ketika proyek bandara dan jembatan dimulai. Jalur ini pun cukup ramai pada siang dan malam hari karena menjadi satu-satunya penghubung ke JJLS tembus Purworejo, Cilacap dan Jawa Barat.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
10 hari lalu

Rawan Kecelakaan, Mbulang Lukas Gerakkan Swadaya Perbaiki Jalan Rusak Nagekeo

17 hari lalu

Jalur Pacet Lumpuh Ditanami Pohon Pisang, Guru dan Siswa Bolak-Balik Angkut MBG

18 hari lalu

Minta Maaf, Gubernur Lampung Janji Perbaiki Jalan usai Viral Ibu Lahiran di Mobil

19 hari lalu

Viral Ibu Hamil Melahirkan dalam Mobil gegara Jalan Rusak, Gubernur Lampung Minta Maaf

1 bulan lalu

Kecelakaan Beruntun 3 Kendaraan di Kulonprogo, 1 Orang Luka-Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal