MADRID, iNews.id – Alex Marquez secara terbuka mengakui tekanan besar yang terus menghantui kariernya di MotoGP hanya karena satu alasan: dia adalah adik dari Marc Marquez. Perbandingan tanpa henti, ekspektasi publik, hingga sorotan media menjadi beban yang tidak pernah benar-benar hilang, baik di dalam maupun di luar lintasan.
Pembalap Gresini Racing itu menegaskan posisi sebagai saudara juara dunia bukanlah keuntungan mutlak. Di balik nama besar Marc Marquez, ada tekanan psikologis yang kerap luput dari perhatian publik.
“Menjadi saudara Marc akan selalu memberi Anda lebih banyak tekanan. Orang-orang akan melihat hal-hal positif dan hal-hal negatif, dan jujur saja itu negatif,” ucap Alex Marquez, dikutip dari Motosan, Selasa (7/7/2026).
Alex Marquez menilai banyak orang melihat kariernya melalui kacamata perbandingan, bukan pencapaian personal. Setiap hasil balapan kerap diukur menggunakan standar Marc Marquez, sesuatu yang menurutnya tidak adil bagi pembalap mana pun.
Musim MotoGP 2026 menjadi periode penting bagi Alex. Ini merupakan musim terakhirnya bersama Ducati sebelum resmi membuka lembaran baru. Alex sudah mengambil keputusan besar terkait masa depannya dengan menerima kontrak multi-tahun bersama Red Bull KTM Factory Racing mulai MotoGP 2027.