Ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan (foto: Antara)
Reynaldi Hermawan

JAKARTA, iNews.id – Pebulutangkis ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan, dikenal dengan pembawaan kalem. Raut wajah santainya membuat dua pebulutangkis Cai Yun dan Hans Kristian Vittinghus kagum.

Cai adalah mantan ganda putra andalan China yang sukses menyabet medali emas Olimpiade London 2012. Sepanjang kariernya, dia berulang kali jumpa Hendra baik saat masih berpasangan dengan Markis Kido ataupun Mohammad Ahsan.

Pria yang kini berusia 40 tahun itu mengaku selalu kesulitan jika menghadapi Hendra lantaran punya ekspresi wajah datar namun pukulannya selalu mematikan dan sulit untuk ditebak.

“Hendra bagaikan pembunuh berdarah dingin. Di lapangan, dia pandai menyembunyikan niat sesungguhnya, lalu tiba-tiba dengan cepat dan keras mengeluarkan pukulan mematikan,” kata Cai dikutip dari Badminton Talk.

“Dia membuat Anda mati dengan tidak memahami mengapa bisa mati. Melawan Hendra sangat memeras otak. Karena dia tidak akan menunjukkan ekspresi apapun meski Anda mengeluarkan pukulan yang indah. Tapi jika berpikir permainan dia kendor, itu tandanya Anda sudah dekat dengan kekalahan,” ujarnya.

Penilaian serupa juga pernah diungkapkan Vittinghus. Tunggal putra asal Denmark itu mengakui ekspresi datar Hendra sering bikin lawan terkecoh. Hal itu diungkapkannya di Twitter dan mendapat retweet lebih dari 1.000 pengguna.

“Saya ingin tahu apakah detak jantung Hendra pernah lebih cepat dari 100 kali per menit. Sangat sulit mempercayai, dia terlihat sangat tenang dalam kondisi apapun,” kicaunya pada 2016 lalu.


Editor : Arif Budiwinarto

BERITA TERKAIT