Indonesia International Challenge 2025 Siap Guncang Yogyakarta, 258 Atlet dari 12 Negara Bertarung! 

Abdul Haris
Turnamen bulu tangkis Indonesia International Challenge 2025 siap mengguncang GOR Among Rogo Yogyakarta pada 11–16 November 2025 dan 18–23 November 2025. (Foto: PBSI)

YOGYAKARTA, iNews.id – Turnamen bulu tangkis Indonesia International Challenge 2025 siap mengguncang GOR Among Rogo Yogyakarta selama dua pekan berturut-turut. Turnamen prestisius ini menghadirkan 258 atlet dari 12 negara dan memperebutkan total hadiah USD 20.000 atau sekitar Rp333 juta.

Turnamen level International Challenge ini menjadi hasil kolaborasi antara wondr by BNI, Badminton Asia Confederation (BAC), dan PBSI, serta didukung sejumlah sponsor besar seperti Yonex Sunrise, MNC, Kapal Api Group, LEMINERALE, Waroeng Steak, dan RSPAU Dr. S. Hardjolukito.

Event bergengsi ini berlangsung dalam dua edisi, yakni 11–16 November 2025 dan 18–23 November 2025. Selain menjadi arena perebutan gelar juara, ajang ini juga menjadi kesempatan emas bagi atlet muda Indonesia untuk menambah pengalaman internasional dan meningkatkan peringkat dunia.


Yogyakarta Dipilih karena Siap dan Strategis

Wakil Ketua Umum III PBSI sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Armand Darmadji, menjelaskan bahwa Yogyakarta dipilih sebagai tuan rumah karena memiliki fasilitas bertaraf internasional, mulai dari venue, transportasi, hingga akomodasi peserta.

“Kinerja Pengprov PBSI Yogyakarta menunjukkan kesiapan yang tinggi dalam melaksanakan event besar. Antusiasme masyarakat terhadap bulutangkis juga luar biasa. Kami ingin menghadirkan pengalaman terbaik bagi atlet dan penonton,” ujar Armand.

Hal senada disampaikan Waketum II PBSI sekaligus Ketua Pengprov PBSI Yogyakarta, Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Yudonegoro, yang menilai ajang ini bisa menjadi momentum penting bagi pengembangan bulutangkis nasional sekaligus promosi pariwisata Yogyakarta.

“Turnamen ini bukan hanya ajang adu kemampuan, tapi juga inspirasi bagi atlet muda dan penggerak ekonomi kreatif di Yogyakarta. Kami ingin memperkuat citra Yogyakarta sebagai kota berprestasi dan berbudaya,” tegas Kanjeng.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
All Sport
2 hari lalu

Indonesia Turunkan 16 Wakil di Swiss Open 2026, Fokus Recovery dan Jaga Power

All Sport
2 hari lalu

Indonesia Tanpa Gelar di All England 2026, PBSI Ungkap Dua Catatan Penting

Soccer
4 hari lalu

Satu Ganda Putri Indonesia Dicoret dari Swiss Open dan Orleans Masters 2026

All Sport
5 hari lalu

Konflik Timur Tengah Memanas, PBSI Pastikan Keberangkatan Atlet ke Swiss Open Aman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal