Lewis Hamilton Terancam Dihukum karena Kaus Antirasis

Bagusthira Evan Pratama
Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton (Foto: Crash)

MUGELLO, iNews.id - Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton terancam dijatuhi hukuman. Federasi Otomotif Internasional (FIA) sedang menyelidiki dugaan pelanggaran disiplin yang dilakukan Hamilton pada GP Tuscan akhir pekan lalu.

Ketika itu Hamilton mengenakan kaus bertuliskan pesan antirasis 'Arrest the cops who killed Breonna Taylor (Tangkap polisi yang membunuh Breonna Taylor)'. Hal tersebut rupanya melanggar ketentuan di dunia balap karena mengandung unsur politis.

Seperti diketahui, Taylor merupakan petugas medis berkulit hitam yang ditembak delapan kali oleh kepolisian di kawasan Kentucky, Amerika Serikat, Maret 2020 lalu. Sejauh ini polisi yang menembaknya belum mendapat hukuman yang wajar.

Hamilton memang dikenal vokal dalam menyuarakan pesan antirasis. Beberapa waktu lalu dia mengenakan kaus bertuliskan 'Black Lives Matter' sebagai bentuk dukungannya kepada warga kulit hitam usai insiden kematian George Floyd.

Namun kali ini aksinya dianggap melanggar kode etik. Jika benar bersalah, pembalap asal Inggris tersebut bisa dijatuhi sanksi denda.

“Butuh waktu lama bagi saya untuk mengenakannya dan membuat khalayak sadar bahwa ada seseorang terbunuh di jalan, di rumahnya sendiri. Sementara pelakunya masih berkeliaran bebas,” kata Hamilton dilansir AFP.

Terlepas dari itu, Hamilton berhasil memenangkan GP Tuscan. Dia finis terdepan setelah melahap 59 lap dengan catatan waktu 2 jam 19 menit 35,060 detik.

Editor : Bagusthira Evan Pratama
Artikel Terkait
Internasional
14 hari lalu

Perang Timur Tengah, Balap F1 di Bahrain dan Arab Saudi Dibatalkan

All Sport
25 hari lalu

Krisis Timur Tengah Mengancam Kalender F1 2026: GP Bahrain dan Arab Saudi Bisa Batal!

All Sport
25 hari lalu

F1 Umumkan Perekrutan Pembalap Baru jelang Grand Prix Australia 2026

All Sport
1 bulan lalu

Formula 1 Aramco Pre-Season 2026 Live di VISION+, Momen Penentuan Kekuatan Tim Sebelum Seri Pembuka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal