TOKYO, iNews.id - Ditundanya Olimpiade 2020 akibat virus corona berdampak pada kehidupan atlet termasuk Ryo Miyake. Atlet anggar asal Jepang ini harus bekerja sebagai kurir makanan demi menambah penghasilan.
Miyake tak bisa berlatih karena anggar mesti melibatkan sedikitnya dua orang. Dia susah menjalani kegiatan itu sebab pemerintah Jepang masih memberlakukan kebijakan lockdown.
“Saya tidak tahu kapan saya bisa melanjutkan latihan atau kapan turnamen selanjutnya digelar. Saya bahkan tidak yakin jika bisa menjaga kondisi mental atau memotivasi diri sendiri hingga tahun berikutnya,” kata Miyake dilansir AFP.
"Kami tak bisa latihan tanpa ada orang berkumpul. Situasi ini benar-benar merugikan. Satu-satunya kontak dengan orang lain adalah ketika saya mengambil makanan dari staf restoran," ujarnya.
Ketika menjadi kurir makanan, Miyake menggunakan sepeda sebagai alat transportasinya. Dengan begitu, dia sekaligus bisa menjaga kebugaran karena tetap berolahraga.
“Saya memulai hal ini karena dua alasan. Yaitu untuk menabung dan juga menjaga kondisi fisik,” ucap Miyake.
"Saya harus menabung dan mencari pemasukan. Saya pikir kegiatan ini bisa mencegah agar kondisi saya tidak melemah," tutur atlet yang meraih medali perak di Olimpiade London 2012 ini.