Panjat Tebing Dipertandingkan di Olimpiade 2024 Paris

Haryo Jati Waseso
Panjat Tebing. (Foto: ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah)

PARIS, iNews.id - Cabang olahraga (cabor panjat tebing akhirnya resmi dipertandingkan di Olimpiade 2024 Paris. Panjat tebing menjadi salah satu dari 4 cabor baru yang akan dipertandingkan pada event olahraga terakbar di dunia yang bakal diselenggarakan di Ibu Kota Prancis tersebut.

Selain panjat tebing, cabor lainnya adalah Breakdance, Skateboard dan Surfing. Keputusan ini diumumkan oleh Paris Organising Committee of The Olympic & Paralympic Games (Paris 2024), pada sebuah konferensi pers, Kamis (21/2/2019).

Menanggapi keputusan ini, Presiden Federasi Panjat Tebing International (IFSC) Marco Scolaris mengungkapkan kegembiraannya. Dia mengapresiasi dukungan Paris 2024 kepada panjat tebing dan memasukkannya sebagai salah satu cabor yang akan dipertandingkan.

“Kami berterima kasih atas pengakuan tentang nilai panjat tebing dan apa yang telah dilakukan IFSC. Kami bangga menjadi bagian dari proses ini dan kami menantikan langkah-langkah selanjutnya,” katanya di laman resmi IFSC.

Kgembiraan serupa diungkapkan oleh Ketua II Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Pristiawan Buntoro. Menurutnya, kepastian ini membuat nomor speed yang menjadi andalan Indonesia di ajang panjat tebing juga akan masuk dalam perebutan medali.

“Patut kita syukuri. Ini akan menjadikan perkembangan olahraga panjat tebing Indonesia semakin mendekati puncaknya,” ujar pria yang juga merupakan manajer tim nasional panjat tebing Indonesia itu.

Tetapi, pria yang akrab disapa Pris itu mengingatkan agar fokus penggenjotan di nomor lead dan boulder harus tetap dijalankan. Dia menegaskan atlet panjat tebing Indonesia masih ketinggalan di kedua nomor itu.

“Sekarang adalah kesempatan di prakualifikasi, kita gunakan benar-benar untuk meningkatkan kemampuan atlet dan pembuat jalur di lead dan boulder,” katanya. Dalam cabor panjat tebing, Paris 2024 mengusulkan akan ada 12 medali yang diperebutkan.

Dari ke-12 medali tersebut, 6 medali untuk speed world record putra dan putri, serta 6 medali lainnya untuk nomor combine yang bakal mempertandingkan lead dan boulder putra dan putri.

Rencananya format pertandingan berisi kuota 16 putra dan 16 putri untuk speed world record, serta 20 putra dan 20 putri untuk combine lead dan boulder, sehingga total kuota atlet sebanyak 72 orang. Namun, nomor dan format pertandingan yang diusulkan masih menunggu persetujuan Komite Internasional Olimpiade (IOC).

Editor : Haryo Jati Waseso
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pecahkan Rekor Dunia! Desak Made dan Kadek Asih Buka Suara usai Raih Emas Bersejarah di Asian Beach Games 2026

57 tahun lalu

Pesan Prabowo ke Ketum IPSI Penerusnya: Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

57 tahun lalu

Sugiono Resmi Jadi Ketum PB IPSI Gantikan Prabowo, Targetkan Pencak Silat Tembus Olimpiade

57 tahun lalu

Prabowo Minta Maaf Belum Berhasil Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal