Tak Setuju Sprint Qualifying Pakai Reguler di F1, Sebastian Vettel: Makin Bikin Bingung

Fitradian Dimas Kurniawan
Pembalap tim Formula 1 (F1) Aston Martin Racing, Sebastian Vettel (dok. Twitter Aston Martin Racing)

SILVERSTONE, iNews.id- Pembalap tim Aston Martin Cognizant, Sebastian Vettel tak setuju sprint qualifying jadi format kualifikasi baru di Formula 1. Dia merasa hal tersebut membuat makna pole position menjadi berbeda.

Penyelenggara F1 memang mengumumkan penerapan sistem baru untuk sesi kualifikasi. Sistem baru tersebut yakni sprint qualifying.

Dengan format baru ini, para pembalap akan menempuh jarak 100 kilometer (km) tanpa diperbolehkan masuk pit stop untuk mengganti ban. Sesi ini akan dipakai untuk menentukan posisi start saat lomba.

Tiga pembalap teratas nantinya diberi poin ekstra, tiga untuk pole sitter, dan seterusnya. Sprint qualifying mirip dengan lomba, tetapi dengan jarak tempuh hanya 100 km.

Vettel menilai jika format ini digunakan di balapan tertentu, tak akan masalah. Namun, dia tidak setuju jika format baru ini digunakan pada mayoritas balapan F1 di masa depan.

Editor : Ibnu Hariyanto
Artikel Terkait
All Sport
6 hari lalu

Krisis Timur Tengah Mengancam Kalender F1 2026: GP Bahrain dan Arab Saudi Bisa Batal!

All Sport
6 hari lalu

F1 Umumkan Perekrutan Pembalap Baru jelang Grand Prix Australia 2026

All Sport
25 hari lalu

Formula 1 Aramco Pre-Season 2026 Live di VISION+, Momen Penentuan Kekuatan Tim Sebelum Seri Pembuka

Mobil
3 bulan lalu

Komunitas Motorsport Kumpul Saksikan Seri Terakhir Formula 1 GP Abu Dhabi 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal