NEW DELHI, iNews.id - Pasangan ganda putra terbaik Indonesia Kevin Sanjaya Sukamulja/ Marcus Fernaldi Gideon, berpeluang membuat sejarah di India Terbuka 2018. Keduanya lolos ke final usai mengalahkan pasangan senior Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, di Siri Fort Stadium, Sabtu (2/3/2018).
Kevin/Marcus sukses membukukan kemenangan setelah unggul dua game langsung 21-11, 21-17. Kelolosan ini membuat mereka berpeluang menjadi juara India Terbuka selama tiga tahun beruntun.
Kevin/Marcus memang merupakan kampiun India Terbuka pada gelaran 2016 dan 2017. Laga sendiri berjalan cukup sengit, mengingat Hendra/Ahsan merupakan mantan ganda putra nomor satu dunia.
Sedangkan Kevin/Marcus, bintang yang tengah bersinar terang. Meski begitu, pada game pertama Kevin/Marcus menguasai jalannya permainan, dan gaya bermain cepat yang mereka terapkan gagal dihalau Hendra/Ahsan.
Akhirnya keunggulan menjadi milik mereka. Pada game kedua, Hendra/Ahsan mencoba bangkit. Namun, Kevin/Marcus tampaknya terlalu kuat bagi mereka sehingga kemenangan menjadi milik sang junior.
“Menangnya nggak mudah kok. Di game pertama, mereka sepertinya belum panas dan belum dapat feel-nya. Di game kedua mulai ketat, tapi kami di akhir-akhir lebih siap, lebih fokus dan lebih beruntung,” ungkap Marcus dikutip badmintonindonesia.org.
Marcus mengungkapkan bahwa di awal pertandingan, sang lawan masih belum padu, sehingga mereka mampu unggul cukup jauh. Namun, di game selanjutnya Hendra/Ahsan mulai kompak dan itu yang menyulitkannya.
“Hendra/Ahsan sudah lama nggak partneran, jadi banyak yang belum pas di awal-awal, di game kedua mulai menemukan pemainan, jadi susah dimatikan. Hendra/Ahsan masih berbahaya, masih susah dikalahkan. Susah nebak-nebak bolanya, pengembaliannya kemana, sudah dijagaian dimana,” tuturnya menambahkan
Di partai puncak Kevin/Marcus akan menghadapi ganda Denmark Kim Astrup/Andres Skaarup Rasmussen, yang sebelumnya mengalahkan andalan China Han Chengkai/Zhou Haodong. 21-19, 21-14.
Saat ditanya mengenai kemungkinan membuat hattrick di turnamen ini, Kevin pun bersuara. “Kami tidak mau memikirkan harus hattrick, yang penting kasih yang terbaik dulu di lapangan,” tegasnya.
Keberhasilan ini pun membuat Indonesia sukses meloloskan dua gandanya ke final. Sebelum Kevin/Marcus, ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahay sudah memastikan diri lolos, usai mengalahkan Kamilla Rytter Juhl/Christinna Pedersen 21-14, 19-21 dan 21-18.