KAIRO, iNews.id - Pelatih tim nasional Mesir Hector Cuper akhirnya memutuskan mundur dari jabatannya. Pembesut tim berkebangsaan Argentina itu tampaknya merasa bertanggung jawab atas kegagalan The Pharaoh di Piala Dunia 2018.
Di Rusia, Mohamed Salah dkk selalu mengalami kekalahan dari tiga pertandingan Grup A yang dilakoni. Bahkan saat menghadapi Arab Saudi pada laga terakhir di Volgograd Arena, Senin (25/6/2018), Mesir takluk dengan skor 1-2.
Cuper memutuskan mundur meski kontraknya dengan Federasi Sepak Bola Mesir (EFA) baru berakhir seusai Piala Dunia digelar. Memang setelah kekalahan dari Arab, masa depan mantan pembesut Inter Milan itu sempat dipertanyakan.
“Kami menyelenggarakan pembicaraan setelah kembali ke Rusia dan seluruh dewan memutuskan untuk berterima kasih kepada Cuper dan staf tekniknya,” bunyi pernyataan dari EFA seperti dilansir The Sun.
“Kami menghargai kinerja dari pelatih, dengan mengembalikan tim ke Piala Afrika setelah absen di tiga gelaran dan membawa Mesir kembali ke Piala Dunia usai 28 tahun tak mengikutinya,” ujarnya.
Mesir berlaga di Piala Dunia dengan tetap membawa Mohamed Salah yang sempat mengalami cedera parah kala membela Liverpool di final Liga Champions, Mei lalu. Sempat menunjukkan daya juang, namun akhirnya mereka harus terpuruk.
Tiga kekalahan itu membuat Mesir menduduki posisi buncit Grup A. Cuper mulai menangani tim Afrika Utara itu pada Maret 2015. Meski tak memberikan gelar apa pun, tetapi Mesir menunjukkan peningkatan performa di bawah asuhannya.
Mereka kembali berlaga di Piala Afrika pada gelaran 2017 setelah sebelumnya absen di tiga turnamen. Hebatnya, Cuper membawa Mesir menjadi runner-up. Si Firaun juga tampil memuaskan di kualifikasi Piala Dunia yang akhirnya membuat mereka lolos ke Rusia.