SELANGOR, iNews.id – Pelatih Tim Nasional Indonesia U-16 Fakhri Husaini berusaha mengembangkan cara lain timnya untuk mencetak gol, yakni dari situasi set piece atau bola mati. Ini menjadi salah satu persiapan tim Garuda Asia jelang meladeni Australia pada perempat final Piala Asia U-16 di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (1/10/2018).
Menurut sang arsitek, pada turnamen kali ini, pasukannya lemah dalam memaksimalkan situasi bola mati. Dari tiga laga fase grup tak satu pun gol Indonesia yang dilahirkan baik itu dari tendangan bebas, atau sepak pojok.
“Itu menjadi catatan dan kami akan mengevaluasi itu. Banyak peluang melalui set piece yang terbuang percuma,” ujar Fakhri di Selangor, Malaysia, Sabtu (29/9/2018), dikutip Antara.
Mantan gelandang timnas Indonesia periode 1986-1997 itu merasa perlu mengembangkan hal tersebut karena dia melihat Australia sebagai tim yang solid saat bertahan maupun menyerang. Sehingga, armadanya perlu memaksimalkan sekecil apapun peluang mencetak gol, termasuk dari bola mati.
Fakhri juga tak menampik kemungkinan terjadinya adu penalti dalam duel nanti. Terlebih, dalam turnamen U-16 tak diterapkan perpanjangan waktu. Artinya, jika dalam waktu normal pertandingan berakhir imbang, maka langsung ditentukan lewat adu penalti.
Untuk itu, Fakhri merasa perlu mempersiapkan segala sesuatunya. “Kemungkinan adanya adu tendangan penalti itu akan kami antisipasi,” tutur Fakhri.