Ikuti Langkah Di Matteo, Zola Jadi Kandidat Utama Gantikan Sarri

Fitradian Dimas Kurniawan
Pelatih Chelsea Maurizio Sarri (kiri) berdiskusi dengan Asisten Pelatih Gianfranco Zola (kanan) pada salah satu laga musim ini. (Foto: AFP)

LONDON, iNews.id - Asisten pelatih Chelsea Gianfranco Zola diperkirakan menjadi salah satu kandidat utama untuk menjadi caretaker menggantikan Maurizio Sarri yang terancam dipecat.

Masa depan Sarri sebagai pelatih The Blues berada di ujung tanduk setelah tim asal London itu takluk 0-6 dari Manchester City, Senin (11/2/2019) dini hari WIB. 

Sebagai langkah penyelamatan tim, manajemen Chelsea sudah mengapungkan wacana perubahan orang di kursi pelatih.

Seperti diberitakan The Independent, Selasa (12/2/2019), ada beberapa pelatih yang disiapkan untuk menggantikan posisi Maurizio Sarri. 
 
Kandidat pertama adalah Frank Lampard yang saat ini tengah melatih Derby County. Hal tersebut diambil karena ingin menyamai prestasi rivalnya Manchester United (MU) dengan ditangani legendaris dari klub sendiri.

Hanya saja, tampaknya Lampard tidak bersedia, selain karena masih dikontrak sampai akhir musim 2020/2021. 
 
Karena itu, jika ingin mendapatkan tanda tangan Lampard, paling cepat dapat direalisasikan pada musim panas 2019. Untuk sementara, jika manajemen memutuskan untuk memecat Sarri, posisi pelatih dapat dipercayakan kepada Zola yang sudah bergabung dengan Chelsea pada awal musim ini. 
 
Zola bukanlah orang baru di tubuh Chelsea. Sebelumnya, dia merupakan mantan pemain Chelsea dalam kurun 1996-2003. Selain itu dalam hal melatih, pelatih 52 tahun itu pernah menangani klub-klub Inggris yakni Watford dan West Ham United. 
 
Jika Zola menjadi pelatih Chelsea, maka dirinya akan mengikuti langkah Roberto Di Matteo yang mengasuh The Blues pada 2012 lalu. Di Matteo bermain bersama Zola di Chelsea pada 1996-2002.  
 
Di Matteo kemudian bergabung menjadi asisten Carlo Ancelotti pada musim 2011/2012. Sayang, prestasi Chelsea yang jeblok pada musim itu membuat Ancelotti langsung dipecat dan Di Matteo pun langsung diangkat menjadi pelatih utama.

Di tangan Di Matteo, Chelsea justru berhasil menjuarai Liga Champions dan Piala FA 2011/2012. Namun, musim berikutnya, dia dipecat karena performa timnya merosot.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
Soccer
3 hari lalu

Bruno Fernandes Tanggapi Hattrick Cole Palmer, Fans MU Langsung Heboh

Soccer
6 hari lalu

Eden Hazard Desak Cesc Fabregas Pulang ke Chelsea: Waktunya Sudah Tiba

Soccer
7 hari lalu

Real Madrid Terobsesi Rekrut Bintang Premier League, Dana Rp2,7 Triliun Disiapkan

Soccer
8 hari lalu

Chelsea Gagal Comeback di Carabao Cup, Liam Rosenior Bela Taktik Hati-Hati Lawan Arsenal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal