Ini Rahasia Permainan Timnas Jepang saat Pesta 3-0 atas Iran

Abdul Haris
Para pemain timnas Jepang merayakan satu dari tiga gol mereka ke gawang Iran 3-0 pada semifinal Piala Asia 2019 di Hazza bin Zayed Stadium, Al Ain, Uni Emirat Arab, Senin (28/1/2019) malam. (Foto: the-afc.com)

AL AIN, iNews.id – Tim nasional Jepang secara mengejutkan mampu melibas Iran 3-0 pada semifinal Piala Asia 2019 di Hazza bin Zayed Stadium, Al Ain, Uni Emirat Arab, Senin (28/1/2019) malam.

Dua gol Jepang dicetak Yuya Osako pada menit ke-56 dan 67 melalui penalti, plus tambahan satu dari Genki Haraguchi (90+1). Pesta gol itu cukup mengejutkan karena pada perempat final, Iran tampil meyakinkan dengan melibas China 3-0.

Hasil atas Iran ini membuat Negeri Matahari Terbit itu mempertahankan tren 100 persen kemenangan di turnamen ini. Sebelumnya, dari lima laga, Jepang sukses menggilas Turkmenistan, Oman dan Uzbekistan di fase grup sebelum menyingkirkan Arab Saudi dan Vietnam di fase gugur.

Namun, pada semifinal ini, Jepang seperti menunjukkan wajahnya yang lain, sebab pada laga-laga sebelumnya mereka tak selalu menampilkan sepak bola menyerang, dan hanya menang dengan selisih satu gol.

“Saya pikir kami tidak berubah dibandingkan dengan cara kami bermain di pertandingan sebelumnya. Tetapi apa yang pemain kami lakukan hari ini adalah dengan menghormati dan mengetahui lawan kami,” tutur Pelatih timnas Jepang Moriyasu di situs resmi AFC.

“Kami mencoba tampil sebaik mungkin secara individu dan sebagai tim dan bermain untuk hasilnya,” Moriyasu memaparkan.

Menurut sang arsitek, pasukannya sadar Iran tim yang cukup superior di pertandingan-pertandingan sebelumnya. Sehingga, mereka mempersiapkan cara yang tepat untuk memenangkan pertempuran di lapangan.

“Iran memiliki serangan yang kuat dan fisik yang kuat. para pemain agresif dan menunjukkan banyak semangat juang, dan itulah bedanya. Kami mencoba gigih memenangkan perebutan bola,” kata Moriyasu.

“Kami bisa menjadi agresif dalam serangan dan pertahanan tetapi kami sabar dalam bertahan dan dapat menghentikan serangan Iran,” urainya.

Menurut Moriyasu, dia tak terpaku pada salah satu gaya bermain timnya. Dia selalu mempersiapkan strategi timnya tergantung siapa lawan yang dihadapi armadanya.

“Tidak hanya ada satu gaya permainan, tetapi para pemain menunjukkan fleksibilitas, dan itulah yang memberi kami hasil. Di final kami akan memainkan sepak bola gaya kami, tetapi ketika kami menghadapi kenyataan, kami akan menyesuaikan diri dengan itu,” ujarnya.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
Soccer
9 hari lalu

FIFA Hukum Israel tapi Rakyat Palestina Justru Kecewa, Kenapa?

Soccer
10 hari lalu

Presiden Meksiko Siap Tampung Iran di Piala Dunia 2026, FIFA Jadi Penentu

Soccer
11 hari lalu

FIFA Tegas! Permintaan Iran Pindahkan Laga Piala Dunia 2026 ke Meksiko Ditolak Mentah-Mentah

Soccer
12 hari lalu

Timnas Iran Minta Laga Piala Dunia 2026 Dipindah dari AS ke Meksiko

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal