Krisis Keuangan, Tottenham Punya Utang hingga Rp3,1 Triliun

Reynaldi Hermawan
Tottenham Hotspur (Foto: Twitter)

LONDON, iNews.idTottenham Hotspur mengalami krisis keuangan. Hal ini terjadi sebagai dampak buruk dari pandemi virus corona.

Menurut Guardian, Tottenham rugi hingga 200 juta poundsterling atau sekitar Rp3,5 triliun. Mereka tak mendapat pemasukan baik dari tiket pertandingan maupun hak siar televisi.

Selain itu, stadion Tottenham juga tidak jadi disewa oleh The National Football League (NFL) serta beberapa acara kebudayaan. Alhasil manajemen tim terpaksa meminjam 175 juta poundsterling (Rp3,1 triliun) kepada bank dengan tingkat bunga 0,5 persen.

“Kami selalu menjalankan klub ini atas dasar komersial mandiri. Saya mengatakan pada 18 Maret, selama 20 tahun ada di klub, begitu banyak rintangan tapi tidak separah Covid-19,” kata Presiden Tottenham, Daniel Levy.

“Sangat penting bagi kita semua untuk bekerja bersama. Ilmuwan, teknolog, dan pemerintah agar menemukan cara yang aman untuk membawa penonton kembali ke tempat olahraga dan hiburan,” ujarnya.

Sebelum memimjam uang, Tottenham juga sudah mengambil langkah lain untuk menyelamatkan finansial klub. Mereka terpaksa memotong gaji para pemain, pelatih, staf, dan para petinggi klub.

Editor : Bagusthira Evan Pratama
Artikel Terkait
Soccer
2 hari lalu

Efek Domino Kemenangan Arsenal, 7 Tim Inggris Bisa ke Liga Champions 2026-2027

Soccer
8 hari lalu

Rekor Buruk! Chelsea Catat Kerugian Terbesar dalam Sejarah Premier League

Soccer
9 hari lalu

Roberto De Zerbi Resmi Jadi Pelatih Tottenham: Kontrak 5 Tahun Tanpa Klausa Degradasi

Soccer
11 hari lalu

Tottenham Pecat Igor Tudor Hanya 44 Hari, Nama Penggantinya Muncul ke Publik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal