KUALA LUMPUR, iNews.id – Striker Tim Nasional Indonesia U-16 Amiruddin Bagus Kahfi Al-Fikri mendapat teguran Pelatih Fakhri Husaini setelah tim Garuda Asia memastikan diri melaju ke perempat final Piala Asia U-16 2018.
Indonesia finis sebagai juara Grup C setelah menahan India 0-0 di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (28/9/2018) malam. Pada laga itu, Bagus ditarik keluar digantikan Rendy Juliansyah pada menit ke-72.
Fakhri menyebut, Bagus tidak memberikan 100 persen kemampuannya dalam pertandingan tersebut.
"Di babak kedua, saat bertahan, dia tidak membantu bek kanan Amiruddin Bagas. Lalu dia tidak efektif ketika menguasai bola," ujar Fakhri dikutip Antara.
Bagus kerap jadi bintang saat ditempatkan sebagai striker utama. Dia mencetak 12 gol saat membawa Indonesia juara Piala AFF U-16 2018 di Sidoarjo.
Namun, saat melawan India, Bagus diplot sebagai sayap kanan. Sementara posisi yang biasa ditempati Bagus diisi Sutan Zico. Menurut Fakhri, seharusnya saudara kembar Amirudin Bagas Kaffa Arrizqi itu tetap tampil maksimal di mana pun dia ditugaskan.
“Penting untuk diketahui semua pemain bahwa ketika diberikan kesempatan bermain, dia harus menunjukkan 100 persen kemampuannya. Posisi Bagus digeser ke kanan karena saya membutuhkannya di sana,” ujar Fahkri.
“Makanya tadi saya bilang ke Bagus, 'di sektor manapun kamu bermain, bangsa ini butuh 100 persen dari dirimu',” tutur Fakhri.
Meski begitu, Indonesia tetap melaju ke perempat final dan akan berhadapan dengan peringkat kedua Grup D antara Korea Selatan, Irak, atau Australia di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur. pada Senin (1/10/2018).
Jelang laga fase gugur nanti, Fakhri mengatakan akan meningkatkan beberapa hal dari pasukannya, salah satunya akurasi tendangan jarak jauh.
“Di laga kontra India, pemain kami seperti David Maulana beberapa kali memiliki peluang melalui tendangan dari luar kotak penalti, tetapi tidak ada yang tepat sasaran. Walaupun begitu, teknik itu memang perlu terutama ketika kami menghadapi tim yang bertahan rapat,” kata Fakhri.