TEHERAN, iNews.id – Setelah tampil impresif meski tak lolos fase grup di Brasil 2014, Iran kembali masuk ke Piala Dunia 2018. Konsistensi permainan diusung Team Melli di Rusia kali ini.
Tercatat, pasukan yang diarsiteki Carlos Quieroz tampil tanpa kekalahan pada kualifikasi Piala Dunia lalu. Dari 10 laga di Grup A, Iran mampu meraih 6 kemenangan, dan 4 seri yang membuat mereka finis di puncak klasemen unggul 7 poin dari Korea Selatan yang ada di urutan kedua. Mereka juga teratat sebagai tim Asia pertama yang memastikan tiket ke Rusia pada 12 Juni tahun lalu. Sukses ini juga membuat Iran mampu tampil di putaran final Piala Dunia dua kali beruntun untuk pertama kalinya. Dengan modal itu, Iran berharap bisa lolos ke fase knock-out untuk pertama kali sepanjang sejarah. Selama ini, dari empat kesempatan sebelumnya pada 1978, 1998, 2006, dan 2014, Team Melli sudah langsung tersingkir di putaran pertama.
Pelatih yang satu ini memulai kariernya sebagai arsitek tim nasional junior Portugal dan mampu membawa negara itu kampiun Piala Dunia U-20 pada 1989, dan 1991. Dia juga cukup lama menjadi asisten Sir Alex Ferguson di Manchester United pada 2002-2003 dan 2004-2008.
PEMAIN BINTANG: Sardar Azmoun
Striker muda ini punya peran penting dalam sukses Iran ke Piala Dunia 2018. Meski berusia muda, masih 23 tahun, penyerang Rubin Kazan itu mampu menyumbang 23 gol dari 31 penampilannya bersama timnas.
PRESTASI DI PIALA DUNIA
|
Tahun |
Prestasi |
|
Argentina 1978 |
Putaran 1 |
|
Prancis 1998 |
Putaran 1 |
|
Jerman 2006 |
Putaran 1 |
|
Brasil 2014 |
Putaran 1 |
PERKIRAAN FORMASI (4-2-3-1)
GRUP B
Portugal, Spanyol, Maroko, Iran
PREDIKSI: Fase Grup
Berada satu grup dengan Spanyol dan Portugal yang punya nama besar di level dunia, sulit rasanya buat Iran untuk bisa tembus ke fase knock-out.