Satgas Anti-Mafia Bola Duga Perusakan Berkas Dilakukan Internal PSSI

Irfan Ma'ruf
Satgas Anti-Mafia Bola menyegel kantor PT Liga Indonesia di kawasan Rasuna Said, Jakarta, Kamis (31/1/2019) malam. (Foto: ANTARA/Dhemas Reviyanto)

JAKARTA, iNews.id – Satuan Tugas (Satgas) Anti-Mafia Bola Mabes Polri menduga pelaku yang mencoba menghilangkan barang bukti di kantor PT Liga Indonesia yang berlokasi di Rasuna Office Park DO-07 merupakan orang internal Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Sebelumnya, Satgas menduga telah terjadi perusakan dokumen keuangan Persija Jakarta sebelum dilakukan penggeledahan, Kamis (31/1/2019) malam.

"(Oknum) dari internal PSSI. Dari PT Liga. Namun, baru kita cek lagi. (Perusakan itu) dilakukan sebelum penggeledahan," kata Kasub Humas Tim Media Satgas Anti-Mafia Bola Kombes Pol Syahar Diantono di Mabes Polri, Rabu (6/2/219).

Lebih lanjut, Syahar mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih mendalami barang bukti yang sudah didapatkan dalam penggeledahan dan penyitaan. Pihaknya tengah melakukan proses pendalaman dan analisa. Selain itu, pihaknya juga melakukan penelusuran atas dugaan penghilangan barang bukti.

"Kita perlu waktu, kemudian dokumen, terkait yang diduga dihilangkan, ada saksi yang menyatakan bahwa dilakukan sebelum penggeledahan dilakukan," tuturnya.

Tidak hanya itu, Satgas juga tengah menelusuri adanya dugaan penghilangan Closed Circuit Television (CCTV). 

Sebelumnya, Satgas sudah menginterogasi para saksi tentang perusakan-perusakan tersebut.

“Terkait dengan dokumen keuangan Persija, hasil keterangan dari para saksi seperti apa, sedang kita dalami kenapa dihancurkan,” kata Syahar, Senin (4/2/2019).

Syahar mengatakan, keterangan tersebut didapat setelah Satgas melakukan konfirmasi pada saksi internal PT Liga Indonesia yang mengaku berupaya menghilangkan barang bukti. 

“Sudah dikonfirmasi kepada para saksi dan mereka sudah membenarkan. Jadi sesaat sebelum tim masuk mereka mengiyakan (merusak). Dan sesegera mungkin mereka melaksanakan itu. Ini sudah dikonfirmasi beberapa saksi dalam berita acara. Dugaannya, itu adalah dokumen laporan keuangan, dan sedang kita dalami,” ujarnya.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
Soccer
21 jam lalu

Kericuhan EPA U-20 Meledak! PSSI Tegaskan Aturan Anti-Rasisme

Soccer
3 hari lalu

Dugaan Rasisme di EPA U-20, Erick Thohir Beri Peringatan Keras: Tak Ada Toleransi!

Soccer
4 hari lalu

Jelang FIFA Matchday, John Herdman Blusukan ke Laga Super League Cari Amunisi Timnas Indonesia

Soccer
5 hari lalu

2 Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 Bocor ke Publik: Tim Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal