Tragedi Tendangan Kungfu di EPA U-20 Berakhir Damai, Fadly Alberto dan Raka Nurholis Saling Berangkulan

Andri Bagus Syaeful
Fadly Alberto Hengga (kanan) dan Raka Nurholis saling berangkulan dalam mediasi resmi di Dewa United Arena, Rabu (22/4/2026). (Foto: iNews/Andri Bagus)

JAKARTA, iNews.id – Tragedi tendangan kungfu di Elite Pro Academy (EPA) U-20 berakhir damai. Fadly Alberto Hengga dan Raka Nurholis saling berangkulan dalam mediasi resmi.

Momen tersebut terjadi di Dewa United Arena, Rabu (22/4/2026). Kedua pemain memperlihatkan sikap dewasa dengan mengakhiri konflik secara terbuka di hadapan publik.

Insiden sebelumnya terjadi dalam laga EPA U-20 antara Bhayangkara FC U-20 melawan Dewa United U-20 di Stadion Citarum, Semarang, Minggu (19/4/2026). Dalam pertandingan itu, Berto melakukan pelanggaran keras berupa tendangan kungfu ke arah Raka.

Aksi tersebut langsung menjadi sorotan karena dinilai tidak sportif dan mencoreng citra sepak bola usia muda Indonesia. Insiden ini juga memicu reaksi luas dari publik sepak bola nasional.


Fadly Alberto Akui Kesalahan dan Minta Maaf

Fadly Alberto Hengga menyampaikan permohonan maaf secara langsung dalam mediasi tersebut. Dia mengakui tindakannya lahir dari emosi yang tidak terkendali.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
1 hari lalu

Persija Kecam Penyerangan Bus Persib U-18, Desak Pelaku Diproses Hukum

1 hari lalu

Ketum Jakmania Minta Maaf usai Bus Persib U-18 Diserang, Janji Bantu Ungkap Pelaku

1 hari lalu

Persib Bandung Tempuh Jalur Hukum usai Bus Tim U-18 Diserang di Batang

1 hari lalu

Mencekam! Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Koper Dijarah hingga Ofisial Dianiaya 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal