JAKARTA, iNews.id - Apple memperkenalkan MacBook Pro dengan layar sentuh yang menjadi salah satu perubahan besar dalam lini laptop profesionalnya. Perangkat ini menggabungkan teknologi layar tandem OLED, dukungan interaksi langsung melalui sentuhan, dan performa chip Apple Silicon.
Namun, apakah inovasi tersebut benar-benar membuat MacBook Pro jauh lebih canggih atau hanya menawarkan pengalaman baru yang belum tentu dibutuhkan semua pengguna? Simak ulasan selengkapnya.
MacBook Pro touchscreen hadir dalam pilihan ukuran 14 inci dan 16 inci. Perangkat ini mempertahankan keyboard dan trackpad sebagai kontrol utama, tetapi memungkinkan pengguna berinteraksi langsung dengan layar untuk menjalankan sejumlah fungsi.
Kehadiran fitur tersebut menjadi sorotan, karena Apple selama bertahun-tahun mempertahankan pendekatan berbeda antara MacBook dan iPad. MacBook mengutamakan keyboard serta trackpad, sedangkan iPad dirancang untuk penggunaan layar sentuh.
Kini, Apple mulai membuka pendekatan baru dengan menghadirkan kemampuan sentuh pada laptop profesionalnya tanpa mengubah MacBook menjadi perangkat tablet.