JAKARTA, iNews.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) merespons kabar dugaan kasus kebocoran data pasien milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Kini, Kominfo tengah memulai penelusuran lebih lanjut.
Juru bicara Kominfo Dedy Permadi menyatakan saat ini Menteri Kominfo Johnny D Plate, telah memerintahkan jajaran terkait untuk berkomunikasi secara intens dengan Kemenkes dan memulai proses penelusuran lebih lanjut, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Lebih lanjut, kata Dedy, Kemenkes sendiri juga tengah melakukan langkah internal merespon dugaan kebocoran yang terjadi termasuk salah satunya melakukan koordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Dia mengatakan, Kominfo meminta seluruh penyelenggara sistem elektronik (PSE) baik publik maupun privat mengelola data pribadi secara serius.
"Kemenkominfo meminta seluruh penyelenggara sistem elektronik (PSE) baik publik maupun privat yang mengelola data pribadi untuk secara serius memerhatikan kelayakan dan keandalan pemrosesan data pribadi yang dilakukan oleh PSE terkait baik dari aspek teknologi, tata kelola, dan sumber daya manusia," ujar Dedy dalam keterangan pers.
Dikabarkan sebelumnya, 6 juta data pasien milik Kemenkes bocor dan dijual bebas di raid forum. Tak hanya data pribadi pasien, dokumen kesehatan yang berisi rekam medis juga turut dijual.