Gak Nyangka, Game Lokal Ternyata Lebih Laris di Luar Negeri

Tangguh Yudha
Gak Nyangka, Game Lokal Ternyata Lebih Laris di Luar Negeri (Foto: Glenn Carstens-Peters/Unsplash)

JAKARTA, iNews.id - Produk Indonesia ternyata lebih dicintai di negara lain, dan ini berlaku untuk game. Hal ini diakui Ketum Umum Asosiasi Game Indonesia (AGI) Cipto Adiguno. 

Perkembangan smartphone di Indonesia membawa angin segar bagi para developer game. Dulu, para developer game lokal banyak mulai di mobile karena sebagian besar orang Indonesia bermain game di smartphone. 

Tapi, kata Cipto, berkompetisi di mobile tidak mudah. Diakui Cipto muali sekitar tiga tahun lalu, pembuat game lokal mulai mengubah arah menjadi penjual game PC atau konsol. 

"Nah di sini kita lihat lebih banyak kesuksesan. Dan, jualannya export," katanya. 

Cipto mengungkapkan setiap tahun ada game lokal yang penjualannya melejit di luar negeri. Angka yang diperoleh pun juga sangat besar. 

"Setiap tahun minimal ada satu game buatan lokal yang pendapatannya di atas dua juta dolar atau Rp15 miliar ke atas," kata Cipto. 

Secara spesifik dia menyebutkan beberapa game yang sukses besar di kancah dunia. Sebagai contoh game Coffe Talk, Coral Island, dan Potion Permit. 

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
10 hari lalu

Studi Ungkap Game Minecraft Bisa Bantu Perkuat Ingatan Anak ADHD

1 bulan lalu

Agate dan Red Dunes Games Rilis Port of Jumanah, Game Kolaborasi Indonesia–UEA

2 bulan lalu

Hore! Nintendo Switch dan Switch 2 Resmi Masuk Indonesia Desember 2026

2 bulan lalu

Penembakan Sekolah Thailand, Pelaku Suka Main Game Kekerasan Pelajari Serangan Serupa di AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal