Google Hapus Ratusan Aplikasi dengan Iklan Mengganggu dari Play Store

Dini Listiyani
Google hapus ratusan aplikasi dengan iklan mengganggu dari Play Store (Foto: Digital Trends)

MOUNTAIN VIEW, iNews.id - Google menghapus 600 aplikasi dari Play Store yang memiliki terlalu banyak iklan mengganggu. Langkah ini sebagai upaya untuk menindak kebijakan iklannya.

Aplikasi yang dihapus Google dilaporkan mempunyai iklan yang menyebabkan pengalaman pengguna buruk atau mengganggu fungsi penting ponsel. Raksasa mesin pencari mengatakan, iklan pop-up dapat menyebabkan orang mengkliknya secara tidak sengaja.

"Kami mendefinisikan iklan yang mengganggu sebagai iklan yang ditampilkan kepada pengguna dengan cara yang tidak terduga, termasuk merusak atau mengganggu kegunaan fungsi perangkat. Meskipun dapat terjadi di dalam aplikasi, satu bentuk iklan yang mengganggu yang kami lihat sedang meningkat adalah sesuatu yang kami sebut iklan di luar konteks yakni saat pengembang jahat menayangkan iklan di perangkat seluler ketika pengguna sebenarnya tidak aktif di aplikasi mereka," kata Senior Product Manager of Ad Traffic Quality di Google Per Bjorke sebagaimana dikutip dari Digital Trends, Jumat (21/2/2020).

Menurut Buzzfeed News, aplikasi yang dihapus dari Play Store sebagian besar adalah ulititas atau games. Google menindak aplikasi dengan iklan yang menganggu ini dan bahkan mengembangkan teknologi machine learning yang dapat mendeteksi kapan dan aplikasi mana yang menampilkan jenis iklan di luar konteks.

Teknologi machine learning dilaporkan membantu Google menyingkirkan aplikasi-aplikasi buruk yang mengakibatkan mereka dihapus dari Play Store. Google tampaknya berada dalam suasana menindak iklan sejak awal bulan ini.

Google Chrome mengumumkan akan mulai memblokir tiga jenis iklan video paling menjengkelkan pada Agustus. Menurut pedoman Google Chrome, jenis iklan yang akan diblokir termasuk mengharuskan Anda menunggu beberapa saat sebelum dapat melewati mereka.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Nasional
31 hari lalu

Nadiem Heran Didakwa Perkaya Diri Rp809 Miliar: Tak Sepeser pun Uang Masuk Kantong Saya

Nasional
31 hari lalu

Jaksa Sebut Nadiem Tahu Chromebook Tak Bisa Digunakan Guru dan Siswa

Nasional
2 bulan lalu

Komdigi Minta Google Hapus 8 Aplikasi Matel yang Sebar Data Debitur 

Bisnis
2 bulan lalu

Sergey Brin Jadi Orang Terkaya Ketiga di Dunia Berkat Lonjakan Saham Induk Google

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal