Ingin Anak Optimalkan Manfaat Teknologi, Google Fokus Upaya ke 3 Pilar

Dini Listiyani
Google Search (Foto: Unsplash)

JAKARTA, iNews.id - Literasi digital dan keamanan online perlu diajarkan kepada anak-anak agar lebih aman berinternet. Guna membantu meningkatkan keamanan berinternet pada anak, Google menghadirkan program Tangkas Berinternet.

Tangkas Berinternet adalah program global literasi digital dan keamanan online yang dijalankan Google untuk meningkatkan keamanan berinternet anak-anak. Program Tangkas Berinternet memuat beberapa materi ajar untuk guru dan orangtua, situasi terkait literasi digital, dan permainan berbasis web, dan Interland.

Saat keluarga terus menyesuaikan diri dengan kewajaran baru yang harus melakukan banyak hal di rumah saja, alat-alat online atau internet dapat sedikit mempermudah proses penyesuaian tersebut. Namun, hai ini tidak mudah.

Internet membuka banyak peluang untuk bermain, belajar, dan bersosialisasi. Tapi, internet juga membuat anak-anak menghadapi risiko yang juga dimiliki oleh orang dewasa.

"Di Google, kami percaya anak-anak harus dapat terlindungi agar dapat mengoptimalkan manfaat baik teknologi. Sementara orangtua juga merasa percaya diri membiarkan mereka menjelajah online. Kami memfokuskan upaya kami pada 3 pilar," kata Head of Public Affairs, Asia Tenggara, Google Asia Tenggara Ryan Rahardjo dalam keterangan kepada iNews.id, Selasa (21/7/2020).

Tiga pilar yang dimaksud Google mencakup membangun produk-produk inovatif yang memberi pengalaman dan sesuai dengan mereka, menerapkan kebijakan yang memungkinkan mereka menanggapi tren baru dan berkembang, serta memberdayakan orangtua dan pengajar dengan menciptakan program yang membantu anak-anak membangun literasi digital dan kebiasaan digital yang baik.

Untuk membantu agar keluarga dan pengajar dapat secara optimal memanfaatkan kebaikan internet dari konten dan aplikasi berkualitas, memegang kendali akan keamanan juga menerapkan kebiasaan digital yang sehat, beragam program, situs, aplikasi, dan fitur telah tersedia di Google.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Bisnis
1 bulan lalu

Deretan Orang Terkaya di Dunia 2026, Elon Musk Masih di Pucuk!

Internet
1 bulan lalu

Menko Pratikno Tegur Google dan YouTube: Perlindungan Anak Tak Cukup Hanya Panduan

Nasional
1 bulan lalu

Dewan Pers Minta Google Buka Dialog soal Publisher Rights di Era AI

Nasional
2 bulan lalu

Nadiem Heran Didakwa Perkaya Diri Rp809 Miliar: Tak Sepeser pun Uang Masuk Kantong Saya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal