LinkedIn Diretas, 700 Juta Data Pengguna Bocor

Intan Rakhmayanti Dewi
LinkedIn Diretas, 700 Juta Data Pengguna Bocor (Foto: Unsplash)

JAKARTA, iNews.id - LinkedIn kembali diretas dan mengakibatkan data dari 700 juta penggunanya bocor. Dengan kata lain, kebocoran ini mencapai lebih dari 92 persen dari total penggunanya yakni 756 juta.

Data pengguna LinkedIn itu tersebar dan dijual di dark web, dan berisikan berbagai informasi sensitif termasuk nomor telepon, alamat fisik, data geolokasi, dan lainnya.

Peretas yang memperoleh data bahkan memposting sampel catatan 1 juta dan pemeriksaan mengonfirmasi bahwa data tersebut asli dan merupakan data terbaru.

RestorePrivacy melaporkan peretas tampaknya telah menyalahgunakan LinkedIn API resmi untuk mengunduh data, metode yang sama yang digunakan dalam pelanggaran serupa pada April.

Pada 22 Juni, ada yang mengiklankan data berisi 700 juta pengguna LinkedIn untuk dijual. Salah satu anggota forum memposting sampel data yang berisi 1 juta pengguna LinkedIn.

RestorePrivacy pun akhirnya meneliti data tersebut dan menemukan kalau datanya berisi:

Alamat email
Nama Lengkap
Nomor telepon
Alamat fisik
Catatan geolokasi
Username LinkedIn dan alamat profil
Pengalaman kerja profesional dan latar belakang pribadi
Jenis kelamin
Akun dan username media sosial lain

"Berdasarkan analisis dan pemeriksaan silang data kami dari sampel dengan informasi lain yang tersedia untuk umum, tampaknya semua data asli dan terkait dengan pengguna nyata. Selain itu, data tampaknya mutakhir, dengan sampel dari 2020 hingga 2021," kata mereka, dikutip dari 9to5Mac, Rabu (20/6/2021).

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Internet
4 bulan lalu

Prompt Gemini AI Foto LinkedIn: Rahasia Bikin Profil Profesional yang Banjir Tawaran Kerja

Internet
4 bulan lalu

Prompt Gemini AI untuk Foto Profesional LinkedIn: Cara Meningkatkan Personal Branding

Bisnis
9 bulan lalu

Bank Mandiri Kembali Raih Peringkat Pertama dalam LinkedIn Top Companies 2025

Bisnis
9 bulan lalu

TASPEN Masuk Jajaran Tempat Kerja Terbaik di Indonesia Versi Linkedin

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal