Mengintip Teknologi Blockchain Transaksi Virtual Antarnegera

Dani M Dahwilani
Lambat laun sistem transaski virtual terus bergeser terlebih di masa pandemi Covid-19, yang secara perlahan menggerus transaksi konvensional. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Teknologi digital di dunia berkembang sangat masif. Cakupannya tanpa batas, tak terpisah jarak dan waktu. Salah satunya teknologi blockchain. Sistem keuangan virtual ini dapat diakses siapa saja, termasuk di Indonesia.

Ada banyak variannya, antara lain Bitcoin (BTC) dan Ether (ETH). Tak hanya untuk transaksi, sistem tersebut kini memungkinkan pemilik aset kripto Bitcoin dan Ether yang harganya terkenal bervolatilitas tinggi, tidak menjualnya, melainkan mengambil pinjaman dalam bentuk stablecoin bernilai dolar AS.

Pada akhir Juni 2021, Presiden Fed Boston Eric Rosengren, mengatakan stablecoin USDT (kripto senilai dolar AS), berpotensi mendisrupsi pasar kredit tradisional di masa depan. Alasannya, USDT sangat mudah diakses oleh siapa saja, tanpa melalui bank atau layanan konvensional lain, termasuk punya peran penting untuk urusan peminjaman uang. 

"USDT berjalan di teknologi blockchain, sehingga bisa diakses siapa saja, termasuk di Indonesia. Itulah yang membentuk maraknya layanan peminjaman (loan) kripto," ujar CEO PointPay, Andrey Svyatov yang bermarkas di Estonia, dalam keterangnnya, Rabu (14/7/2021).

Lalu, apa itu pinjaman kripto? Dia mencontohkan customer menjaminkan BTC untuk meminjam USDT senilai 100 dolar AS dan akan mengembalikannya dalam tiga bulan ke depan. Ternyata, dalam kurun waktu tersebut, BTC tumbuh dua kali lipat, namun customer cukup mengembalikan 100 dolar AS beserta komisi saja.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Internet
16 hari lalu

Komdigi Ungkap Fakta Mengejutkan, Banyak Anak Indonesia Sudah Melek Internet

Health
16 hari lalu

Pemerintah Nilai AI Berisiko Sebabkan Gangguan Kesehatan Mental Anak, Ini Faktanya!

Nasional
16 hari lalu

Pratikno Sebut AI Bisa Ganggu Kognitif dan Kesehatan Mental Anak, Ini Penyebabnya! 

Internet
31 hari lalu

Era Kecerdasan Buatan, Banyak Perusahaan Kesulitan Integrasikan AI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal