AI Dilatih untuk Membuat Wangi Parfume Terbaru

Dini Listiyani
AI Dilatih untuk Membuat Wangi Parfume Terbaru (Foto: Slash Gears)

CALIFORNIA, iNews.id - IBM telah melatih artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan untuk membantu manusia mengembangkan wewangian baru untuk parfume dan produk lain. Sistem tersebut disebut sebagai Philyra.

Philyra melibatkan algoritma machine learning yang menemukan kombinasi aroma untuk menghasilkan wewangian baru. Menurut IBM, AI-nya bisa menyisir melalui kombinasi yang ada untuk menemukan whitespaces di mana formula baru bisa dibentuk.

IBM membuat AI-nya untuk memperbesar pekerjaan para ahli manusia. Sistem ini mampu menyaring ratusan ribu formula serta ribuan bahan wewangian mentah. Dengan begitu, teknologi bisa memunculkan kombinasi untuk wewangian baru.

Perusahaan teknologi ini bekerja sama dengan Symrise menciptakan sistem yang mampu menentukan bahan baku mana yang melengkapi, bisa diganti, dosis yang tepat untuk senyawa, dan bagaimana manusia cenderung bereaksi terhadap aroma, sebagaimana dikutip dari Slash Gears, Sabtu (27/10/2018).

Menurut perusahaan teknologi ini, Symrise menggunakan AI untuk mendesain dua produk parfume baru yang keduanya akan dirilis musim panas mendatang. Meski telah menggunakan kecerdasan buatan, tapi manusia tetap terlibat dalam menghasilkan wewangian baru tersebut.

Manusia bertugas untuk menyesuaikan formula yang dikembangkan oleh mesin. IBM menjelaskan teknologi barunya akan membantu mengurangi waktu lama pada langkah awal sehingga ahli manusia bisa fokus pada penyempurnaan formula dibandingkan mencoba menciptakan kombinasi aroma terbaru.

Selain membuat wewangian, teknologi machine learning serupa juga bisa digunakan untuk menciptakan produk lainnya seperti rasa dan shampoo. Ada kemungkinan AI seperti Philyra suatu hari juga bisa dimanfaatkan oleh perusahaan di seluruh dunia untuk merancang produk baru.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AI Mulai Dimanfaatkan Ribuan UMKM Indonesia, Hasilnya Jadi Dasar Penyusunan Kebijakan!

57 tahun lalu

OpenAI Luncurkan GPT-Live, Sekarang ChatGPT Bisa Translate Real-Time!

57 tahun lalu

Taiwan Buka Peluang bagi Inovator RI, Tawarkan Rp490 Juta untuk Solusi Kesehatan Berbasis AI

57 tahun lalu

Halodoc Andalkan AI untuk Percepat Layanan Dokter dan Pasien

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal