JAKARTA, iNews.id - Roket Long March 7 dengan robot kapal barang Tianzhou 6 lepas landas dari Wenchang Satellite Launch Center di Hainan (10 Mei). Tianzhou 6 menuju ke Tiangong berbentuk T, yang selesai dirakit China di orbit rendah Bumi akhir tahun lalu.
Peluncuran tersebut berhasil mengirim pesawat luar angkasa ke orbit yang telah ditentukan. Tianzhou 6 dikemas dengan pakaian, air minum, dan makanan untuk kru Tiangong saat ini, tiga astronot dari misi Shenzhou 15, serta astronot Shenzhou 16 masa depan, menurut penyiar China yang dikelola pemerintah CCTV(buka di tab baru).
Shenzhou 15 diluncurkan November lalu dan dijadwalkan kembali ke Bumi bulan ini. Tiga astronot Shenzhou 16 akan menggantikan pendahulunya di Tiangong, sebagaimana dikutip dari Space.com.
Selain itu, Tianzhou 6 membawa 1,7 ton propelan, 1.540 pound (700 kilogram) di antaranya akan dikirim ke Tiangong. Infus bahan bakar akan memungkinkan pos terdepan untuk terus mempertahankan orbitnya, lapor CCTV.
Tianzhou 6 menandai misi pertama untuk versi baru dan lebih baik dari kapal barang robot China. Misalnya, segmen kargo bertekanan Tianzhou 6 dapat menampung muatan sekitar 1.100 pound (500 kilogram) lebih banyak dibanding iterasi pesawat ruang angkasa sebelumnya.
Kapasitas tambahan ini memungkinkan China sekarang meluncurkan misi pasokan ke Tiangong rata-rata setiap delapan bulan, dibandingkan dengan setiap enam bulan dengan kapal Tianzhou sebelumnya.
Tianzhou 6 adalah yang pertama dari tiga misi yang dijadwalkan diluncurkan ke Tiangong pada 2023. Dua lainnya adalah Shenzhou 16 dan Shenzhou 17, yang masing-masing diharapkan lepas landas bulan ini dan menjelang akhir tahun.