China Uji Prototipe Kereta dengan Kecepatan Supersonik

Dini Listiyani
Kereta cepat. (Foto: Ibtimes)

BEIJING, iNews.id - China menguji prototipe kereta maglev canggih yang memiliki kecepatan supersonik di bawah jalur berbasis vakum. Prototipe tersebut dikembangkan oleh para peneliti di Southwest Jiaotong University.

Para peneliti di Southwest Jiaotong University telah mengembangkan loop superkonduktor suhu tinggi pertama, di mana versi miniatur dari 'maglev super' sedang diuji.

Lead engineer yang terlibat dalam proyek ini, Deng Zigang mengatakan, kereta ultra-fast akan membawa kemampuan levitasi magnetik maglev dalam ruang hampa untuk mengatasi gesekan roda dan udara. Bahkan, melakukan pelayaran lebih cepat dibandingkan pesawat komersial.

Ide kereta sangat cepat ini hampir mirip dengan sistem transit hyperloop yang pertama kali diusulkan oleh Elon Musk pada 2013. Lalu, saat ini sedang dikembangkan dan diperbaiki oleh Virgin Hyperloop One dan startup Amerika lainnya.

Prototipe loop Jiaotong University sekitar 45 meter dan bisa mengayunkan kereta satu inci di atas tanah. Trek ini memiliki penampang terkecil dan menggunakan magnet, serta bahan yang lebih kecil dibandingkan jalur yang menjalankan kereta maglev konvensional sekitar 400 km/jam di China.

Awalnya, kereta prototipe yang bisa membawa 300 sampai 1.000 kg muatan akan berjalan dengan kecepatan sekitar 0-50kmph. Tapi Zigang berharap bisa menyentuh angka 400kmph pada akhir tahun ini, yang nantinya akan mencapai target 1.000 km/ jam. Artinya, untuk pergi dari New York ke Washington D.C hanya ditempuh sekitar 20 menit.

Saat ini, kereta tercepat di dunia dipegang oleh SC Maglev Jepang dengan kecepatan melampaui 600 kmph pada April 2015. Hyperloop pods juga diincar melakukan perjalanan dengan kecepatan supersonic, namun masih dalam tahap awal pengembangan.

Sayangnya, tidak ada informasi kapan model full-scale dari super maglev bisa masuk dalam action, tapi sistem seperti ini pasti bisa merevolusi transportasi kereta api.

Konon, para pengembang kereta berkecepatan tinggi juga harus mempertimbangkan sistem fail-safe yang penting untuk memasukan penumpang duduk di dalam tetap aman. Fail-safe ini termasuk integrasi sistem pengereman yang sangat efektif dan perlindungan tambahan, agar tabung vakum tidak pecah saat kereta dioperasikan dengan kecepatan tinggi.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
Nasional
7 jam lalu

Kronologi Whoosh Berhenti di Jalur Layang Kopo, Sensor Deteksi Benda Asing di Rel

Nasional
19 jam lalu

Whoosh Tiba-Tiba Berhenti di Jalur Layang Kopo, Ada Benda Asing Masuk Lintasan

Nasional
5 hari lalu

Batal ke Eropa, Wisatawan RI Geser Liburan ke China dan Jepang imbas Konflik di Timur Tengah

Nasional
9 hari lalu

Prabowo dan Menteri Keamanan China Bahas Peningkatan Kerja Sama Strategis Lewat BIN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal