Eksperimen Sains: Cara Bikin Tornado di Dalam Botol

Dini Listiyani
Eksperimen Sains: Bikin Tornado di Dalam Botol (Foto: Ilustrasi/Unsplash)

JAKARTA, iNews.id -Eksperimen sains sederhana bisa dilakukan siapa saja di rumah. Meski tidak bertitle sebagai ilmuwan, Anda bisa membuat eksperimen sederhana sendiri yang menarik.

Sains seperti magic karena bisa membuat orang tidak percaya saat melihatnya. Misalnya, membuat tornado di dalam botol, sesuatu yang sederhana namun cukup menarik bila dicoba di rumah. 

Cara membuat tornado di dalam botol sebenarnya cukup sederhana. Dengan menggunakan barang-barang yang mudah ditemukan seperti cairan pencuci piring, air, glitter, dan botol, Anda bisa membuat tornado mini sendiri yang jauh lebih aman dibanding yang dilihat di saluran cuaca.

Ikuti instruksi dan nikmati pusaran air dingin yang Anda buat, sebagaimana dikutip dari Science Kids, Kamis (23/9/2021).

Yang Diperlukan untuk Bikin Tornado di Dalam Botol
- Air
- Botol plastik bening dengan tutup
- Glitter
- Cairan pencuci piring

Instruksi Cara Bikin Tornado di Dalam Botol
1. Isi botol plastik dengan air hingga mencapai sekitar 3 perempat penuh
2. Tambahkan beberapa tetes cairan pencuci piring
3. Taburkan sedikit glitter karena ini akan membuat tornado lebih mudah dilihat
4. Pasang tutupnya erat-erat
5. Balikkan botol dan pegang lehernya. Putar botol dengan cepat dalam gerakan melingkar selama beberapa detik, berhenti, dan lihat ke dalam apakah Anda bisa melihat tornado mini terbentuk di  dalam air. Anda mungkin perlu mencobanya beberapa kali sebelum membuatnya berfungsi dengan baik

Apa yang Terjadi?
Memutar botol dengan gerakan melingkar menciptakan pusaran air yang terlihat seperti tornada mini. Air berputar dengan cepat di sekitar pusat pusaran karena gaya sentripetal (gaya ke dalam yang mengarahkan benda atau cairan seperti air ke pusat jalur lingkaran). Pusaran ditemukan di alam termasuk tornado, angin topan, dan puting beliung.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Ingin Kampus Aktif Geluti Sains dan Teknologi, Bukan Tempat Adu Pertentangan

57 tahun lalu

Prabowo Hadiri Konvensi Sains dan Teknologi Bersama 2.600 Rektor hingga Para Dosen

57 tahun lalu

Bakteri Baik di Usus Ikutan Tidur di Malam Hari? Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Apa Itu Rathalos inagami, Laba-Laba Hantu Pertama di Indonesia? Ini Karakternya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal