NEW YORK, iNews.id - Kebenaran soal keberadaan alien hingga kini, masih menjadi misteri. Namun, banyak orang percaya akan kehidupan alien dan ingin melakukan kontak dengan mereka.
Menurut sebuah survei di 24 negara yang ditemukan, manusia akan menyambut alien, meski ada peringatan bahwa mereka bisa menghapus kehidupan manusia. Peneliti mempublikasikan penemuan bahwa 47 persen lebih dari 26.000 responden, percaya keberadaan peradaban alien yang cerdas di alam semesta.
Para peneliti Glocalities di program penelitian yang berbasis di Amsterdam menemukan, sebanyak 61 persen lebih besar mengatakan ya ketika ditanya apakah mereka percaya pada beberapa bentuk kehidupan di planet lain. Sekira seperempat mengatakan, mereka tidak percaya bahwa kehidupan cerdas ada di luar Bumi.
Ini bukan survei pertama yang mengumpulkan pandangan tentang makhluk luar angkasa. Namun, para peneliti mengatakan, bahwa ini merupakan jajak pendapat terbesar dari jenisnya dengan jangkauan global.
Orang-orang yang paling percaya dengan adanya kehidupan alien cerdas berada di Rusia, disusul dengan Meksiko dan China. Interviu dilakukan dalam 15 bahasa, antara Desember 2015 hingga Februari 2016 di negara-negara yang mewakili 62 persen populasi dunia dan 80 persen ekonomi digital.
Meski begitu, beberapa ahli percaya manusia tetap perlu waspada dalam menjawab sinyal alien. Jika ada bentuk kehidupan alien yang cerdas di luar sana, Stephen Hawking mengira manusia memainkan permainan yang berbahaya dengan mencoba menghubungi mereka.
Hawking percaya, jika alien menemukan Bumi, mereka cenderung ingin menaklukkan dan menjajah planet ini.
"Jika alien mengunjungi kita, hasilnya bisa sangat mirip ketika Columbus mendarat di Amerika, yang ternyata tidak berjalan baik bagi penduduk asli Amerika," jelasnya, sebagaimana iNews.id kutip dari Daily Mail, Minggu (10/12/2017).