CALIFORNIA, iNews.id - NASA mempunyai nama panggilan untuk objek Sabuk Kuiper 2014 MU69 yakni Ultima Thule. Namun, badan antariksa akan mengubah nama panggilan untuk objek Sabuk Kuiper ini demi menghindari kontroversi.
Nama panggilan untuk objek Sabuk Kuiper 2014 MU69 mengundang kontroversi. Sebab, Ultima Thule adalah istilah yang digunakan oleh supermasi kulit putih merujuk ke tanah mitos.
NASA mengindari kontoversi terkait nama panggilan objek 2014 MU69. Makanya, NASA mengganti nama panggilannya menjadi obyek Arrokoth atau sky dalam bahasa Powhatan/Algonquian.
Dikutip dari Engadget, Kamis (14/11/2019), sebelum melakukan perubahan, NASA telah menerima persetujuan dari suku Powhatan. Perubahan hanya terjadi untuk nama, bukan objek itu sendiri.
Seperti diketahui, Arrokoth ditemukan pada 2014 oleh tim menggunakan teleskop luar angkasa Hubble. Data dari Arrokoth telah memberi petunjuk bagi para ilmuwan mengenai pembentukan planet dan asal usul kosmik kita.