Ini Alasan Bulan Membesar saat Supermoon

Okezone
Ini alasan Bulan membesar saat Supermoon (foto: EPA)

JAKARTA, iNews.id - Fenomena Supermoon menyapa penduduk Bumi pada Selasa malam hingga Rabu dini hari. Bila diamati, Bulan akan terlihat membesar saat terjadi supermoon.

Bulan tampak membesar karena Bulan berada di titik terdekat dengan Bumi pada jalurnya yang agak elips. Pada Selasa malam, Bulan akan berada pada titik terdekatnya dengan Bumi.

Saat berada di titik terdekatnya dengan Bumi, Bulan tampak hingga 30% lebih besar dibandingkan posisinya ketika berada pada titik terjauh dari planet kita, dikutip Okezone.

Bulan purnama selalu naik di sekitar matahari terbenam dan berkat ilusi optik, objek itu juga muncul paling besar ketika mereka berada dekat dari cakrawala. Fenomena ini memperlihatkan bulan yang tampak lebih besar dan paling terang di 2020.

Fenomena yang baru terjadi adalah Bulan purnama pertama dari musim semi utara, yang dikenal juga dengan penamaan 'pink moon'. Nama pink moon tidak ada hubungannya dengan warna bulan itu sendiri.

Menurut Farmer’s Almanac, nama pink moon diambil diambil dari phlox subulata, bunga merah muda yang mekar di musim semi di timur Amerika Utara.

 

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Sains
1 bulan lalu

Apa Itu Fenomena Supermoon yang Bikin Banjir Rob di Jakarta Utara?

Sains
1 bulan lalu

Malam Ini Ada Cold Moon di Langit Indonesia, Catat Jamnya!

Sains
1 bulan lalu

Cold Moon 4 Desember 2025: Fenomena Alam Penutup Tahun yang Wajib Dinantikan!

Sains
2 bulan lalu

Supermoon 5 November 2025 di Jakarta Malam Ini Tertutup Awan, Ini Fotonya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal