Mengintip Sejarah Pakaian Luar Angkasa yang Dipakai Astronot

Dini Listiyani
Pakaian Luar Angkasa (Foto: Reuters)

CALIFORNIA, iNews.id - Demi melindungi diri  di luar angkasa dari bahaya, para astronot mengenakan pakaian khusus selama di luar angkasa. Lantas, bagaimana sejarah pakaian luar angkasa yang digunakan para astronot tersebut?

Pakaian luar angkasa sejatinya lebih dari sekadar pakaian yang digunakan astronot di luar angkasa. Setelan itu benar-benar seperti pesawat luar angkasa kecil. Pasalnya, pakaian itu bisa melindungi astronot dari bahaya saat berada di luar angkasa.

Astronot NASA pertama kali terbang ke luar angkasa selama program Merkurius dan pakaian luar angkasa pertama NASA dibuat untuk program itu. Pakian luar angkasa Merkurius hanya dikenakan dalam pesawat luar angkasa.

Spacewalk pertama NASA terjadi di program luar angkasa kedua, Gemini. Pakaian yang digunakan untuk Gemini lebih baik dibandingkan untuk Merkurius. Akan tetapi, pakaian Gemini lebih sederhana dari model saat ini. Di mana pakaian itu tidak mendukung kehidupan mereka sendiri.

Disebut tidak mendukung untuk kehidupan, karena ditemukan sebuah selang yang menghubungkan astronot ke pesawat luar angkasa. Melalui selang itu, para astronot menghembuskan oksigen dari pesawat luar angkasa.

Perbedaan Pakaian Luar Angkasa untuk Bulan
Pakaian untuk program Apollo harus melakukan banyak hal yang tidak sesuai dengan Merkurius dan Gemini. Mereka (pakaian) harus melindungi astronot saat mereka berjalan di Bulan.

Pakaian luar angkasa Apollo memiliki bot untuk berjalan di tanah berbatu. Pasalnya, para astronot perlu berjalan kaki dari lander Bulan. Di samping itu, pakian Apollo memiliki sistem pendukung kehidupan. Sehingga para astronot bisa pergi jauh dari lander karena mereka tidak terhubung dengan selang.

Setelah penerbangan Apollo, astronot mengorbit Bumi di sebuah stasiun luar angkasa bernama Skylab. Pesawat luar angkasa mereka mirip pakaian luar angkasa Apollo dalam beberapa hal. Akan tetapi, seperti setelan Gemini, pakaian ini terhubung dengan Skylab dengan selang.

Pakaian Lain yang Digunakan Astronot
Menurut laman NASA, Senin (8/1/2018), astronot NASA memakai pakaian luar angkasa lainnya. Terkadang, astronot memakai pakaian luar angkasa Orlan Rusia saat spacewalk.  Pakaian Rusia lainnya merupakan Sokol.

Layaknya baju oranye milik NASA, Sokol hanya bisa digunakan dalam pesawat luar angkasa. Sokol dipakai di pesawat luar angakasa Soyuz.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Sains
2 bulan lalu

Tragis! 3 Astronaut China Terlantar di Luar Angkasa gegara Tabrak Puing Antariksa

Sains
2 bulan lalu

NASA Buka Suara usai Kim Kardashian Bilang Manusia Mendarat di Bulan Kebohongan Besar

Seleb
2 bulan lalu

Heboh Kim Kardashian Sebut Manusia Mendarat di Bulan Kebohongan Besar!

Internasional
6 bulan lalu

Viral Bola Api Misterius di Langit AS Disertai Ledakan dan Gempa, Ini Penjelasan NASA

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal