Tak Ingin Kalah, Rusia Bakal Bikin Hotel Mewah di Stasiun Luar Angkasa

Dini Listiyani
International Space Station (Foto: NASA)

MOSKOW, iNews.id - Wisata ke luar angkasa tidak hanya akan disediakan oleh Amerika Serikat, tetapi juga Rusia. Menariknya, Rusia disebut akan menawarkan sesuatu yang lebih mewah untuk pelanggannya yang melakukan perjalanan ke luar angkasa.

Menurut Popular Mechanics, yang dikutip dari Engadget, Senin(25/12/2017), pihaknya melihat sebuah proposal yang merinci rencana perusahaan luar angkasa Roscosmos untuk membangun sebuah hotel mewah di stasiun luar angkasa atau lebih dikenal ISS. Bagi yang ingin merasakan hotel mewah tersebut, Anda perlu merogoh kocek setidaknya USD40 juta atau setara Rp542 miliar untuk tinggal selama dua minggu.

Tidak hanya itu, Anda juga bisa berjalan-jalan ke luar angkasa dengan para kosmonot. Akan tetapi, Anda perlu menambah biaya USD20 juta atau setara Rp271 miliar.

Publikasi itu mengatakan, kontraktor luar angkasa Rusia RKK Energia menyulap strategi untuk bisa membayar pembangunan modul kedua, yang akan dibangunnya kembali dengan biaya USD279 hingga USD 446 juta atau setara Rp3 hingga Rp6 triliun.

RKK Energia  sendiri sudah membangun modul pertama dari dua modul tersebut untuk dijadikan laboratorium sains dan stasiun power supply. Meskipun modul kedua selalu menjadi bagian dari rencana itu, pemerintah Rusia hanya membayar untuk modul pertama.

Modul wisata itu disebut akan terlihat hampir sama dari luar. Meski begitu, di bagian dalam, akan memiliki empat tempat tidur sekitar dua meter kubik, masing-masing dengan jendela 9 inci.

Selain itu, modul juga akan memiliki dua stasiun medis dan kebersihan. Di samping itu, modul juga akan memiliki area lounge dengan jendela 16 inci.

RKK Energia berharap bisa menerbangkan satu atau dua wisatawan per penerbangan Soyuz setelah NASA berhenti membeli kursi di kapsul untuk astronot menuju ISS, yang akan terjadi saat Boeing SpaceX siap.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Trump Sebut Perang Dunia III Mungkin Pecah jika Tak Jadi Presiden AS

Internasional
2 hari lalu

Trump Yakin Konflik Rusia-Ukraina Tak Akan Picu Perang Dunia III

Internasional
3 hari lalu

Nah, Trump Sebut Dewan Perdamaian Gaza Bisa Gantikan PBB

Internasional
4 hari lalu

Lupakan Perang Ukraina, Trump Undang Putin Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal