JAKARTA, iNews.id - Meski tinggal di luar angkasa, para astronot International Space Station (ISS), tetap memerlukan istirahat yang cukup. Demi mendapatkan istirahat yang baik, para astronot perlu memiliki beberapa taktik tertentu.
Bagaimana taktik para astronot untuk bisa tidur dan istirahat dengan baik di luar angkasa? Berikut ini caranya, seperti dikutip iNews.id dari Space, Senin (27/11/2017).
Pendidikan dan Pelatihan Tidur
Pengetahuan merupakan power. Saat belajar bagaimana tidur mungkin terdengar konyol, mengetahui faktor yang mempengaruhi kualitas tidur itu justru diperlukan. Berolahraga dengan baik, menghindari screen time, dan makan dengan benar bisa membantu Anda menjaga jadwal tidur yang sehat dan ritme sirkadian.
Lingkungan Tidur
Setiap usaha dilakukan untuk menyediakan awak kapal lingkungan tidur yang mendorong waktu tidur yang sehat dan tidak terurus. Tempat tidur pribadi seperti saat ini, ditemukan di stasiun meminimalkan kesempatan gangguan dari awak kapal lainnya dan memungkinkan untuk berbagi jadwal tidur.
Selain itu, faktor lingkungan lain yang mempengaruhi tidur bagi awak kapal di atas stasiun adalah suhu, pencahayaan, aliran udara, kebisingan, karbon dioksida, dan pembatasan khusus yang digunakan agar penduduk tetap tidak mengambang saat mereka tidur.
Cahaya
Stasiun Luar Angkasa mengorbit Bumi setiap 92 menit, sehingga awak kapal melihat sekitar 16 matahari terbit setiap hari. Aktivitas bolak-balik yang konstan ini antara siang dan malam bisa menimbulkan malapetaka pada irama sirkadian tubuh. Beruntung, para astronot bisa mengatasinya dengan lampu buatan.
Saat ini, ISS mengganti sistem pencahayaan untuk bagian dalam stasiun dari General Luminaire Assemblies (GLAs) to Solid-State Light Assemblies (SSLAs). Menurut NASA, spektrum warna dan kecerahan lampu baru bisa disesuaikan untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengaturan ulang sirkadian.
Zat nonprescription
Astronot di ISS memiliki pilihan untuk mengambil melatonin, suplemen yang mengatur tidur. Melatonin, hormon alami yang diproduksi di tubuh manusia merupakan alat bantu tidur over the counter yang populer. Produk berkafein juga tersedia untuk astronot ISS yang membutuhkan dorongan energi yang cepat.