JAKARTA, iNews.id – Banyak traveler menolak berlibur ke suatu negara rawan konflik karena alasan keamanan. Padahal, ada beberapa negara yang masih aman dikunjungi turis. Mana sajakah?
Negara-negara seperti Nikaragua, Nepal, dan Israel masih aman untuk turis. Di Nepal, Anda bisa menemukan hal-hal menakjubkan dengan pemandangan alam yang memesona. Penggemar alam menganggap Nepal sebagai salah satu tujuan wisata paling didambakan di planet ini.
Berikut ini ulasan detail tiga negara yang dianggap berbahaya, namun aman dikunjungi wisatawan, seperti iNews.id kutip dari Reader’s Diegest, Minggu (29/4/2018).
Nikaragua
Nikaragua pernah mengalami masa perang dan kemiskinan ekstrem. Tetapi itu terjadi 30 tahun lalu. Saat ini pariwisata sedang booming, ekonomi telah membaik, dan Nikaragua dianggap sebagai salah satu negara teraman di Amerika Latin, menurut PBB dan jajak pendapat Gallup baru-baru ini.
Selain Costa Rica, Nikaragua bisa menjadi destinasi pilihan para wisatawan. Mereka bisa menikmati keindahan tempat-tempat yang subur, tanpa harus berdesakan dengan wisatawan lainnya. Anda dapat menjelajahi cagar alam atau salah satu dari enam gunung berapi aktif di negara tersebut.Jika Anda bukan tipe backpacking, singgahlah di pantai berpasir putih San Juan del Sur. Pilihan lainnya menikmati arsitektur Granada yang penuh warna, kota paling populer di negara ini.Penduduk Nikaragua juga sangat ramah, sehingga turis nyaman tinggal berlama-lama. Makanannya sangat lezat dan aneka kebutuhan di sana murah. Jadi, ada banyak alasan untuk Anda mengunjungi negara ini.Nepal
Nepal pernah diberitakan sebagai pusat korupsi dan pemberontakan politik. Namun, Nepal dianggap aman bagi wisatawan. Penggemar alam menganggap Nepal sebagai salah satu tujuan wisata paling didambakan di planet ini.
Nepal memiliki keajaiban geografis, di mana ada banyak tempat indah yang sangat menakjubkan, seperti Himalaya, Gunung Everest, dan Sungai Bhote Koshi. Negara ini adalah surga untuk hiking, birding, kayak, arung jeram, serta terdapat kuil kuno dan pagoda di Ibu Kota Nepal, Kathmandu.
Adanya konflik Israel-Palestina membuat Anda mempertimbangkan kembali perjalanan ke Israel. Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) menyatakan Israel sebagai ancaman tingkat dua dalam skala satu hingga empat, sama dengan Spanyol, Inggris, dan Denmark.
Namun, Anda tetap bisa mengunjungi Israel dengan menghindari Jalur Gaza dan Tepi Barat yang lebih bergejolak. Kunjungi saja Tel Aviv dan Yerusalem untuk mengetahui semua makna agama dan budaya mereka yang mendalam. Anda dapat menjelajahi tempat-tempat suci dan reruntuhan kuno, lalu menikmati pemandangan Laut Mati dan tawar-menawar di pasar jalanan.