Menikmati Keindahan Stalaktit di Gua Sulaiman

iNews
Gua Sulaiman berada di kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulu Saraung (Babulsar), tepatnya di Dusun Pattunuang, Semangki, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. (Foto: iNews.id)

MAROS, iNews.id - Perjalanan di taman bumi kali ini adalah menelusuri Gua Sulaiman. Gua dengan fisik horizontal itu berada di kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulu Saraung (Babulsar), tepatnya di Dusun Pattunuang, Semangki, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Untuk menuju ke Gua Sulaiman, pengunjung membutuhkan waktu sekitar 2 jam atau 50 kilometer (Km) dari kampus Universitas Hasanuddin (Unhas). Sementara untuk menelusuri goa tersebut, pengunjung harus membawa air secukupnya dikarenakan sumber air hanya berada di sekitar rumah warga.

Keindahan Gua Sulaiman terlihat dari bagian dalam. Air yang mengalir dari rongga-rongga batuan terus menetes dan mengeras membentuk stalaktit dan stalagmit. Di mana stalaktit hanya mampu tumbuh 0.33 milimeter dalam setahun atau 3 tahun untuk tumbuh 1 cm.

Karena prosesnya yang lama, pengunjung yang masuk sangat disarankan tidak menyentuh tetesan air, karena dapat menghentikan proses alami stalaktit.

Video Editor: Khoirul Anfal

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Destinasi
5 tahun lalu

Kemenparekraf Kolaborasi dengan ESDM Kembangkan Destinasi Geopark

Nasional
6 tahun lalu

Geopark Indonesia iNews Raih Penghargaan KPID DKI Jakarta Awards 2019

Destinasi
7 tahun lalu

Wisata ke Sulawesi Utara, Pasar Ekstrem di Tomohon Jadi Daya Tarik Turis

Destinasi
7 tahun lalu

Mengenal Kabuenga, Tradisi Masyarakat Wakatobi Mencari Jodoh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal