JAKARTA, iNews.id - Kawasan wisata Tanjung Lesung menjadi pilihan menarik untuk dikunjungi. Tidak hanya menyuguhkan keindahan alam, tetapi bagaimana pengalaman dirangkai agar setiap orang yang datang pulang dengan cerita.
Sepanjang tahun, Tanjung Lesung dipenuhi berbagai agenda yang menyatukan olahraga, komunitas, dan budaya. Mulai dari Rhino Eco Run, Sunset Fun Run Fest, Aero Sport Fest, hingga Exciting Banten Festival, semuanya dirancang untuk membuat pengunjung tak sekadar datang, tapi ikut terlibat.
Ada yang berlari menyusuri bibir pantai saat matahari terbit. Ada keluarga yang larut menikmati kuliner lokal dan kerajinan khas Banten. Ada pula pengunjung yang menemukan ruang untuk berhenti sejenak, bukan hanya dari rutinitas, tapi dari hiruk-pikuk kota.
"Event di Tanjung Lesung bukan sekadar cara menarik orang datang. Kami ingin tempat ini menjadi memorable. Pengunjung berinteraksi, bergerak, lalu pulang membawa pengalaman, bukan hanya foto," kata Direktur Utama Tanjung Lesung, Poernomo Siswaprasetijo, dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (28/1/2026).
Di 2026 ini, Tanjung Lesung dikabarkan tengah bersiap menyambut perubahan besar dengan rencana dibukanya Tol Serang–Panimbang Seksi 2 pada Oktober mendatang. Akses yang selama ini terasa jauh akan terpangkas drastis, memungkinkan perjalanan dari Jakarta hanya sekitar dua hingga dua setengah jam.
Menurut Poernomo, tol ini berpotensi mengubah peta wisata Jabodetabek. Tanjung Lesung tak lagi menjadi destinasi 'jauh di ujung peta', melainkan alternatif baru liburan keluarga, setara dengan perjalanan menuju Puncak, Bogor.
"Menyambut tol, kami memperkuat atraksi wisata. Dari olahraga air, aktivitas darat, sampai wisata budaya," ujar Poernomo yang juga dikenal sebagai CEO Pacific Asia Travel Association (PATA) Indonesia Chapter.