Terungkap, Ini Sejarah Kue Keranjang Harus Tersaji saat Imlek

Bertold Ananda
Mengenal sejarah kue keranjang (Foto: chinatravel)

JAKARTA, iNews.id - Perayaan Tahun Baru Imlek merupakan momen paling ditunggu masyarakat Tionghoa. Dalam momen ini, ada banyak tradisi dan budaya yang dilakukan, salah satunya menyantap hidangan yang memiliki keberuntungan.

Salah satu makanan yang populer selama Imlek adalah kue keranjang. Kue keranjang merupakan camilan yang lezat untuk dikonsumsi.

Kue keranjang memiliki rasa yang manis serta teksur yang kenyal. Namun, apakah Anda pernah menyadari, umumnya makanan tradisional yang terbuat dari tepung beras ketan ini cukup beredar banyak di pasaran hanya saat menjelang Hari Raya Tahun Baru Imlek saja. Mengapa demikian?

Dilansir dari China Travel, Jumat (28/1/2022) kue keranjang memiliki arti yang sangat mendalam bagi masyarakat Tionghoa. Sebab, terdapat sejarah  kuno menjelaskan bahwa kue keranjang dinamai sebagai Nian Gao atau disebut "kue beras", serta "kue Tahun Baru China",  yang sudah ada lebih dari 2000 tahun.

Setelah Kalender Tionghoa ditetapkan pada Dinasti Zhou (abad ke-11 SM - 256 SM), masyarakat Tionghoa mulai memiliki konsep "tahun". Sejak saat itu, mereka mempersembahkan nian gao sebagai korban kepada dewa dan leluhur.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
Nasional
30 hari lalu

Perayaan Imlek dan Ramadan Berdampingan, Prabowo: Inilah Wajah Asli Indonesia

Nasional
30 hari lalu

Momen Wapres Gibran hingga AHY Berikan Angpau ke Barongsai di Imlek Festival 2026

Nasional
30 hari lalu

Imlek Festival 2026, Prabowo: Indonesia Tak Dibangun oleh 1 Suku tapi Seluruh Anak Bangsa

Megapolitan
30 hari lalu

Meriah! Ini Suasana Parade Imlek Nusantara 2026 di Lapangan Banteng Jakpus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal