1 dari 5 Terdakwa Pengeroyok Haringga Divonis Bebas, JPU Banding ke MA

Juhpita Meilana ยท Selasa, 06 November 2018 - 15:16 WIB
1 dari 5 Terdakwa Pengeroyok Haringga Divonis Bebas, JPU Banding ke MA

Kasi Pidum Kejari Bandung Agus Khausal Alam mengatakan, JPU langsung banding setelah salah satu terdakwa pengeroyokan Haringga Sirla, NS, divonis bebas PN Bandung, Jabar, Selasa (6/11/2018). (Foto: iNews/Juhpita Meilana)

BANDUNG, iNews.id – Satu dari lima pelaku pengeroyokan suporter Persija hingga tewas, Haringga Sirla, divonis bebas oleh majelis hakim dalam sidang putusan di ruang sidang anak Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Selasa siang (6/11/2018). Atas putusan ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) langsung mengajukan banding ke Mahkamah Agung (MA).

Pelaku pengeroyokan Haringga Sirla, yang dinyatakan bebas oleh majelis hakim, berinisial NS. Dalam putusannya, hakim tunggal Suwanto mengatakan, NS yang masih di bawah umur tidak terbukti bersalah sebagaimana yang disangkakan JPU atas tuduhan melanggar Pasal 170 ayat (2) ke-3 KUHP tentang Pengeroyokan yang Menimbulkan Meninggalnya Orang. NS sebelumnya dituntut oleh JPU dengan hukuman 3 tahun penjara atas tuduhan terlibat pengeroyokan Haringga Sirla, anggota Jakmania.

Sementara itu dalam sidang putusan tersebut, empat pelaku lainnya yakni SH dan AR, dijatuhi hukuman penjara selama 4 tahun. Sedangkan TD dan AF masing-masing divonis hukuman 3 tahun 6 bulan dan 3 tahun penjara. Keempat terdakwa dinyatakan terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan terlibat dalam pengeroyokan Haringga Sirla dan dianggap telah melanggar Pasal 170 ayat (2) ke-3 KUHP tentang Pengeroyokan yang Menimbulkan Meninggalnya Orang.


BACA JUGA: 5 Anak Oknum Bobotoh Pengeroyok Haringga Dituntut 3 hingga 5 Tahun


Menanggapi vonis bebas terhadap NS, Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Bandung Agus Khausal Alam mengaku merasa kecewa dan langsung mengajukan kasasi ke MA. JPU berkeyakinan NS terbukti bersalah dan ikut terlibat dalam pengeroyokan yang menewaskan korban Haringga Sirla.

“Kami masih tetap berkeyakinan bahwa berdasarkan berkas perkara dan alat bukti lainnya, dan dalam bukti video, pada menit 1.01, dia ada di lokasi dan mundur. Tapi pada detik 1.11, dia ke depan lagi, di situ sudah menunjukkan emosinya dan sudah dia akui dia ada emosi pada korban Haringga Sirla. Kami langsung mengajukan upaya hukum kasasi,” kata Agus Khausal Alam.

Sementara itu, untuk vonis yang dijatuhkan kepada empat pelaku lainnya, JPU akan pikir-pikir. Adapun tuntutan dari JPU sebelumnya untuk empat terdakwa, masing-masing, AF 3 tahun 6 bulan, dan T 4 tahun. Sementara S dan AR dituntut hukuman 5 tahun.

JPU Kejari Bandung sebelumnya menyatakan kelima pelaku anak ini terbukti dengan sengaja merampas nyawa orang lain, yakni korban Haringga Sirla. Perbuatan para terdakwa dilakukan secara bersama-sama dengan pelaku lainnya saat digelarnya pertandingan antara Persib Bandung versus Persija Jakarta di Stadion Bandung Lautan Api pada 23 September 2018 lalu.


Editor : Maria Christina