Khofifah Minta JKSN Jabar Lebih Maksimal Menangkan Jokowi-Kiai Ma'ruf

Yogi Pasha ยท Selasa, 06 November 2018 - 20:31 WIB
Khofifah Minta JKSN Jabar Lebih Maksimal Menangkan Jokowi-Kiai Ma'ruf

Dewan Pengarah JKSN Khofifah Indar Parawansa. (Foto: Dok.iNews.id)

BANDUNG, iNews.id - Dewan Pengarah JKSN Khofifah Indar Parawansa meminta kepada pengurus Jaringan Kiai Santri Nusantara (JKSN) Jawa Barat bekerja maksimal dalam meraup suara untuk pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019.

Menurut Khofifah, berdasarkan hasil survei yang dilakukan salah satu lembaga riset, Jabar masih memiliki banyak titik kelemahan.

"Jabar masih harus dimaksimalkan kembali. Masih banyak titik (kelemahan), apakah starata usia, kewilayahan," kata Khofifah seusai menghadiri deklarasi pengukuhan JKSN Wilayah Jabar di Rumah Makan Cibiuk, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Selasa (6/11/2018).

Gubernur Jatim terpilih ini menyebutkan, strategi pemenangan 70 persen suara Jokowi-Kiai Ma'ruf Amin sudah dipetakan. Sedikitnya ada sembilan provinsi di Indonesia yang bakal menjadi lumbung suara kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Tadi malam, saya mengundang salah satu lembaga survei yang memberikan detail hasil surveinya per daerah. Pemetaannya memang sembilan provinsi strategis. Dari hasil survei itu paling tidak kita punya gambaran untuk memaksimalkan daerah yang masih kurang dengan berbagai cara dan segmen," ujar dia.

BACA JUGA:

JKSN Jabar Targetkan Jokowi-KH Ma'ruf Amin Raih 70 Persen Suara

JKSN Perluas Jaringan Pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin ke Jawa Tengah

Menangkan Jokowi-Ma'ruf, Tim Pemenangan Khofifah-Emil Bentuk JKSN

Khofifah mengungkapkan, hasil survei yang diberikan sangat detail mulai dari golongan agama yang 87,5 persen dari voters adalah muslim. Kemudian, kelompok milenial, stratifikasi usia, jenis kelamin, daerah, dan lainnya. Namun, dari hasil survei itu masih ada titik kelemahan.

"Tentunya saya tidak bisa menyebutkan apa saja, di mana saja kelemahannya. Yang pasti kami akan maksimalkam JKSN di sembilan provinsi termasuk Jabar," kata Ketua Umum PP Muslimat NU itu. 

Khofifah enggan mengomentari kelemahan yang dimaksud karena masih adanya basis suara Prabowo yang menang pada Pilpres 2014 lalu. Bahkan, pada Pilkada Jabar 2018, raihan suara pasangan yang diusung Partai Gerindra-PKS cukup mengejutkan.

"Saya tidak pada posisi untuk mengomentari yang lain. Saya hanya ingin fokus melakukan hasil survei, melakukan pemetaan secara detail. Kemudian, intervensi yang efektif seperti apa. Tadi malam saya sudah dapat gambaran. Itu yang akan kami lakukan nanti bersama tim dan JKSN," ungkap dia.

Khofifah mengungkapkan, JKSN bukan organisasi yang didalamnya terdiri dari para kiayi dan santri. Tetapi, JKSN merupakan jaringan yang sangat dekat dengan para kiai dan santri dengan jaringannya seperti kelompok pengusaha, akademisi, serikat pekerja, petani, nelayan, dan komunitas lainnya.

"Nah, banyaknya jaringan ini yang akan kami kuatkan dan maksimalkan. Jadi jangan hanya melihat kalau kiai santri itu hanya ada di pesantren. Karena ini namanya jaringan tentu elemennya guru, nelayan UMKM, petani, buruh yang akan masuk dalam jejaring ini," kata dia.

 


Editor : Kastolani Marzuki