Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kemarau Panjang, Warga Banyumas Gali Kubangan di Pinggir Sungai untuk Dapatkan Air Bersih
Advertisement . Scroll to see content

Krisis Air Bersih, Warga Cirebon Manfaatkan Air dari Kolam Berlumut

Senin, 08 Juli 2019 - 01:25:00 WIB
Krisis Air Bersih, Warga Cirebon Manfaatkan Air dari Kolam Berlumut
Warga di Desa Greged Cirebon menyaring air dari kolam berlumut untuk keperluan sehari-hari. (Foto: iNews/Toiskandar).
Advertisement . Scroll to see content

CIREBON, iNews.id - Warga di Desa Greged, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat (Jabar) terpaksa memanfaatkan air dari kolam yang kondisinya berlumut untuk keperluan harian. Kemarau sejak dua bulan terakhir, membuat warga mengalami krisis air bersih.

Warga Desa Greged, Bambang mengatakan, air ini dipakai untuk kebutuhan harian mulai dari mandi hingga memasak. Dalam satu hari, warga selalu bulak balik ke kolam tersebut untuk mengambil air.

"Dari pagi sampai sore, selalu ada saja yang ambil air di sini," kata Bambang kepada iNews di tempat pengambilan air Desa Greged, Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon, Jabar, Minggu (7/7/2019).

Pantauan iNews, kolam tersebut kondisinya tampak berlumut dan sedikit berbau. Namun warga tak ragu untuk mengambilnya, karena kolam tersebut menjadi salah satu sumber mata air yang tergolong cukup bersih sementara ini.

Dengan membawa sejumlah jeriken warga menimba air di kolam tersebut. Air kolam memang tampak jernih namun dipenuhi sampah dedaunan dan berlumut tebal.

"Sudah dua bulan ini krisis air. Jadi manfaatkan air di sini saja. Tapi kami masak dulu, biar tidak gatal-gatal kalau dipakai mandi," ujar dia.

Bambang mengaku, air yang baru diangkut akan disaring dan diendapkan lebih dulu supaya kotorannya turun. Setelah itu, baru dimasak. Nantinya air tersebut untuk mengisi bak mandi, dan dipakai juga untuk minum.

Kondisi kolam yang setiap harinya diambil oleh hampir seluruh warga Desa Greged ini sudah mulai menyusut drastis. Warga pun akan kembali berburu air hingga ke desa tetangga, jika nantinya kolam tumpuan warga ini mengering.

Sejauh ini, warga belum menerima bantuan air bersih dari pihak menapun. Mereka berharap pemerintah responsif dengan kondisi krisis air bersih di desa tersebut.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut