Tuntut Permintaan Maaf Prabowo, Ribuan Warga Grobogan Turun ke Jalan

Rustaman Nusantara ยท Kamis, 14 Februari 2019 - 15:41 WIB
Tuntut Permintaan Maaf Prabowo, Ribuan Warga Grobogan Turun ke Jalan

Suasana saat aksi demo dan menuntut permintaan maaf Prabowo Subianto ke warga Grobogan, Kamis (14/2/2019). (Foto: iNews/Rustaman Nusantara)

GROBOGAN, iNews.id – Ribuan warga Grobogan turun ke jalan dan menggelar aksi demo menuntut permintaan maaf Prabowo Subianto di sepanjang Jalan Purwodadi, Kamis (14/2/2019). Massa berkonvoi dan berniat menghadang kedatangan calon presiden nomor urut 02 yang ditengarai sedang berada di salah satu hotel di Grobogan. Alasan aksi ini, lantaran warga tidak terima atas hinaannya yang menyebut Grobogan sebagai kota termiskin se-Jawa Tengah (Jateng).

Pantauan iNews, massa dari berbagai desa di Kabupaten Grobogan ini mengawali aksi dengan konvoi berkendaraan di Alun-Alun Purwodadi. Mereka mendatangi lokasi di samping hotel yang akan dijadikan sebagai tempat dialog Prabowo dengan sejumlah tokoh masyarakat Grobogan. Di lokasi juga tampak sejumlah personel polisi bersenjata. Aparat menghalau dan berjaga-jaga agar para pengunjuk rasa tidak mendekat ke hotel.


Aksi konvoi ini terhenti di Bundaran Tugu Tani Purwodadi, berjarak sekitar 500 meter dari lokasi hotel. Massa kemudian melanjutkan dengan menyampaikan orasi. Mereka mengaku tidak terima atas pelecehan yang diduga dilakukan Capres Prabowo Subianto dalam salah satu pidato politiknya. Pernyataannya soal Grobogan sebagai kota termiskin itu telah melukai perasaan warga.

BACA JUGA: Ingin Kalahkan Jokowi, Prabowo Ajak Rakyat Bikin Gerakan Bola Salju

“Ini aksi lanjutan kami atas pernyataan Prabowo dan Rocky Gerung yang melukai hati warga Grobogan. Kami meminta mereka untuk menyampaikan permintaan maaf,” ujar Koordinator Aksi Demo, Giyanto.

Dia mengungkapkan, rencana demo ini sudah diagendakan sejak lama. Dan waktunya bertepatan dengan kedatangan Prabowo di Jateng.

“Kami tidak tahu ada Pak Prabowo atau tidak. Namun jika benar ada di sini (Grobogan), alangkah baiknya jika meminta maaf secara terbuka di hadapan warga,” katanya.


Editor : Donald Karouw